163 Muballigh Muda Muhammadiyah Siap Dijadikan Hizbullah

0
768
Hizbullah: para muballigh muda digodok 2 hari penuh oleh para trainer.(Foto: Habibie)

KLIKMU.CO-Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya terus intensifkan pengkaderan dalam Pelatihan Muballigh Muda Muhammadiyah Surabaya dengan tema “Kiprah Muballigh Muda Muhammadiyah di era Digital” di Hotel Hotel New Start Jl Raya Trawas Dusun Slepi Desa Ketapen Rame Trawas Mojokerto. Sabtu-Ahad (28-29/4).

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini Prof. Dr. Thohir Luth, MA dengan materi “Penguatan Idiologi Muhammadiyah,” Fery Yudi Antonis Saputra , S.Hi. M.Pd.I. dengan materi “Dinamika dan Tantangan Muballigh Zaman Now di era Cyber.” “Retorika Dakwah dan Public Speaking,” oleh Dr. Shalihin Fanani, M.PSDM. “Foccus Grup Discussions (FGD) “Masalah Dakwah dan Tantangan di era Cyber” oleh Imam Sapari, M.Pd.I. dan Aksar Wiyono, M.Pd.I. “Qiyamul Lail” oleh Lukman Hariyanto, S.Th.I. “Tausiyah Subuh” oleh Drs. Usman Daud, MA. “Fiqih Dakwah” oleh Dr. Imam Syaukani, MA. “Pengantar Membaca Kitab Gundul” oleh Dikky Shadqomulloh, M.HES. dan “Pengantar Tahsinul Quran” oleh Lukman Hariyanto, S.Th.I.

Sekretaris Kops Muballigh Muhammadiyah Kota Surabaya Imam Sapari, M.Pd.i mengawali dengan bertanya kepada seluruh peserta. “Masih semangat?” tanya Imam Sapari. “Semangat.” kata peserta. Kemudian Imam Sapari, menyampaikan, sebanyak 163 orang yang sudah datang sekitar 95 %. “kami terus terang kalau anda WA saya belum dibalas, “Saya balas sekarang,” disambut ketawa pederta. tapi insyaallah tidak ada yang tidak dibalas, bagi panjenengan semua yang nomor WAnya yang belum masuk digrup. ikatan muballih muda muhammadiyah, maka segera daftar kesaya, dan selamat mengikuti kegiatan ini dengan gembira dan tuntas.” kata Kepala sekolah SMP Muhammadiyah 9 itu.

Imam Syaukani, menambahkan,
mudah-mudahan kita semua mendapat hidayah, termasuk hamba Allah yang di ridhoi. menjadi orang yang gemar kemasjid karena rasulullah pernah menyampaikan kalau masjid ini sudah kosong maka sepertiga dari keluatan Ummat Islam sudah habis. “Masjid itu adalah tempat munculnya kekuatan pertama, munculnya syariat Rasulullah. Masjid dijadikan kekuatan jaringan bisnis.” paparnya.

Menurutnya, penyakit muballigh adalah tidak mau ngaji dimasjid kecuali diundang. “maka kalau 163 muballigh ini bisa memakmurkan masjid maka ini aka menjadi kekuatan yang luar biasa yang akan menggetarkan musuh-musuh Islam karena kalian adalah Hizbullah.”

Masih kata Imam Syaukani, kekuatan kedua, ada di sekolah madrasah, kalau sekolah umum itu hanya intelektual spritualnya sesikit, kalau di madrasah intelektual dan spritual banyak, makanya banyak yang melakukan kejahatan karena hanya punya kecerdasan intelektual yang tidak dibarengi oleh kecerdasan spritual. selanjutnya, kekuatan ketiga, ada di alma’had atu Pondok. Kops Muballigh Muhammadiyah (KMM) dan Majelis Tabligh PDM Surabaya berharap sepenuhnya kepada peserta pelatihan untuk berdakwah dimedsos, pandai-pandailah berorasi dimimbar-mimbar dan menjadi singa di dunia maya.” jelasnya.

Menurut Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Suhadi M. Sahli, M.Pd.I menyatakan, terima kasih kepada seluruh peserta Pelatihan Muballigh Muda Muhammaduyah semoga amal kita di terima oleh Allah. Diberi kekuatan lahir dan bathin sehingha bisa melaksanakan tugas-tugas dan semoga diridhoi oleh Allah swt.

“Semoga kita konsisten didalam mengikuti ajaran Alquran dan sunnah, baik secara pribadi, krluarga, masyarakat bangsa dan dunia. Sehingga kita meninggalkan dunia ini dengan khusnul khatimah aamiin.”kok aminnya kecil gitu.” ucap suhadi kepada peserta pelatihan yang disambut dengan “Aamin” kata peserta serempak.

Masih kata Suhadi, kegiatan hari ini sudah jelas, yakni Pelatihan Muda Muhammadiyah. “Nanti shalatnya berjamaah, dijamak untuk shalat maghrib dan isyaknya, shalat tahajjud berjamaah, muballigh muda harus bisa bangun,
Hisbullah tidak boleh “ngeleprek,” harus semangat dan kuat.” kata Suhadi. Tujuannya adalah mencetak kader Muda Muballigh Muhammadiyah disurabaya, terasa sekali bahwa Muballigh Muda Perempuan atau Muballighat kurang disurabaya, mudah mudahan setelah pelatihan ini disurabaya muncul banyak muballighat.” tambahnya.

Suhadi menambahkan, ini baru kuliah perdana, nanti selanjutnya ada tindak lanjutnya disurabaya, alumni pelatihan ini akan dibina tahsin alqurannya karena dirasa masih kurang didalam bacaan alquran, baca kitab gundul. sumber ilmu, Tarjih, Riyadhus shalihin, Bulughul maram, metode dakwah. “setelah itu Muballigh Muda ini akan diberi tugas untuk peraktek dimasjid yang dikelola Muhammadiyah. ditargetkan 1 tahun, setiap bulan bisa 4 kali untuk mengikuti kelas pembinaan setelah itu akan diwisuda setingkat D1. dan syaratnya minimal 70% kehadiran. mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar. Dengan membaca Bismillah Kegiatan Pelatihan Muballigh Muda Muhammadiyah resmi dibuka.” ucap Ketua PCM Gubeng itu. (Habibie).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here