23 Siswa Spemma Student Exchange ke Thailand dan Korsel, Bawa Misi Pendidikan dan Kebudayaan

0
1030
Siswa-siswi Spemma bersiap ke Korea Selatan untuk kegiatan Student Exchange. (Firman/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Terminal keberangkatan Bandara Juanda Surabaya Senin pagi dan siang (16/12) ramai didatangi rombongan anak-anak berkaus kuning bersama orang tua masing-masing. Mereka merupakan peserta didik dari SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) yang tengah bersiap mengikuti kegiatan Student Exchange ke Thailand dan Korea Selatan.

Sebanyak 10 peserta didik dari kelas 7 dan 8 berangkat menuju Pittayakom School, Rayong, Thailand. Sementara itu 13 peserta didik lainnya ke Daejeo Mid/High School, Busan, Korea Selatan. Dua rombongan dengan total 23 siswa tersebut didampingi dua guru Spemma dengan membawa misi sebagai duta pendidikan dan budaya.

Siswa-siswi lainnya juga melakukan Student Exchange ke Thailand. (Firman/Klikmu.co)

Kepala Spemma Drs Alim MPdI menuturkan, Student Exchange ini bertujuan melatih kemampuan peserta didik untuk mengaplikasikan seluruh pembelajaran yang telah diperoleh di sekolah. “Salah satu contohnya, mereka harus tetap melaksanakan ibadah meski dalam perjalanan jauh, seperti shalat dan bertayamum bila diperlukan saat perjalanan,” ujar pria yang baru diberi amanah menjadi kepala Spemma periode 2019-2023 itu.

Awalnya, para peserta Student Exchange ini terpilih setelah melalui serangkaian tes yang dilakukan sekolah. Diawali tes percakapan bahasa Inggris bersama seorang dosen hingga tes bakat dan minat di bidang seni.

Sebelum berangkat, mereka dibekali kemampuan seni tradisional, bahasa, dan budaya Indonesia serta keunggulan Spemma. Sajian tari tradisional, pertunjukan musik ansambel, dan bendera semapur dari kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan wajib mereka kuasai untuk ditampilkan di hadapan pelajar sekolah yang mereka tuju.

Bukan hanya itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai budaya Islami di negeri orang. Mulai cara memilih makanan, bagaimana beretika dengan budaya negara lain, hingga cara hidup masyarakat Thailand atau Korea Selatan. “Peserta didik ini nanti akan memahami cara hidup orang-orang Korea Selatan dan Thailand melalui orang tua asuh masing-masing,” jelas kepala sekolah yang juga seorang pendakwah itu.

Selama delapan hari mengikuti kegiatan, peserta Student Exchange juga wajib membuat tugas laporan yang telah ditentukan sekolah. Tugas itu nanti dipresentasikan di hadapan wali murid dan peserta didik Spemma lainnya.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap seluruh peserta dapat mengembangkan soft skill sebagai pribadi yang lebih baik dan dapat ditularkan ke seluruh teman-teman di Spemma. “Pribadi yang lebih baik itu mencakup kemandirian, cara bertindak, pola pikir, hingga rasa empatinya terhadap orang lain,” kata Balighotul Arofah, ketua pelaksana. (Firman/Humas/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here