3.000 Warga Mudipat Ikuti Aksi Virtual Cinta Nabi Muhammad

0
63
Ustadz Syaikhul memberikan sambutan pada Aksi Virtual Cinta Nabi. (Mul/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) menyelenggarakan Aksi Virtual Cinta Nabi Muhammad SAW, Rabu (4/11/2020). Aksi itu mengusung tema Jangan Nista Nabiku, Hentikan Islamophobia.

Acara virtual via Zoom dan live streaming Youtube MudipatTV dan FB Mudipat Pucang Surabaya itu diikuti sekitar 3.000 peserta, mulai murid, orang tua murid, dan guru Mudipat, hingga warga umum.

Kepala Mudipat M. Syaikhul Islam MHI menyampaikan, Aksi Virtual Cinta Nabi diselenggarakan sebagai ekspresi protes keluarga besar dan warga Mudipat dan rasa ketidakterimaan atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW junjungan umat Islam yang dinistakan oleh seorang guru dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Kami tidak bisa menerima junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW dihina,” tutur Ustadz Syaikhul.

Dia menjelaskan, ada dua tujuan digelarnya kegiatan tersebut. Pertama, Mudipat ingin menanamkan rasa cinta kepada Rasul Muhmmad SAW sebagai junjungan umat Islam. Menurut Syaikhul, anak-anak Mudipat sebagai pelanjut agama Islam harus mencintai Nabi dan meneladani nabi dengan baik.

“Kedua, melalui acara ini kita ajarkan kepada anak-anak bahwa kebebasan kita itu terbatas dengan kebebasan orang lain. Di mana pun di negara mana pun, tidak bisa mengekspersikan semau-maunya. Kita harus memperhatikan, apa yang kita lakukan menyinggung orang lain atau tidak. Apa yang terjadi di Prancis itu sungguh sangat menyinggung perasan kami,” kata pria yang juga  Pemred KLIKMU.CO tersebut.

Pria asli Bojonegoro itu berharap, aksi virtual cinta nabi yang digelar menjadi pelajaran penting dan bermakna. Terlebih, aksi itu mewakili apa yang ingin umat Islam sampaikan kepada dunia.

“Janganlah umat mana pun menyinggung umat lainnya. Kita tidak boleh melecehkan agama, nabinya, kitabnya. Mari kita saling menghormati, hidup rukun dan damai di mana pun kita berada di muka bumi ini,” pungkasnya.

Acara istimewa itu juga dihadiri Dr KH Mahsun Jayadi MAg, ketua PDM Kota Surabaya, yang berkesempatan memberikan pengantar sirah nabi. Kemudian, orasi-orasi disampaikan oleh Muhammad Jemadi MA (sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya), H Maryudhi Sangat SE MM (ketua Komite Sekolah/Ikwam Mudipat), dan beberapa perwakilan siswa Mudipat. (Mul/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here