3 Pesan Mendikbud Bagi Pendidikan Muhammadiyah

0
305
Empati: Muhadjir Effendi (berkopyah) Menteri Pendidikan Nasional bersama H.M Arif An Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya kemarin (14/5) di pusat dakwah

KLIKMU.CO – Aksi teror bom bunuh diri di Surabaya dua hari berturut-turut, yang melibatkan anak menyisahkan piluh mendalam bagi masyarakat Kota Surabaya. Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP.Mendukbud mengecam aksi pengeboman yang mengorbankan anak.

Anak pelaku pengeboman yang diduga merupakan siswa salah satu SD Muhammadiyah Surabaya, maka Muhadjir Effendy Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga Menteri Pendidikan Republik Indonesia mengumpulkan seluruh kepala sekolah Muhammadiyah Kota Surabaya dari SD hingga SMA/SMK di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Surabaya, Senin (14/5).

Dihadapan para pendidik Muhammadiyah itu, Muhadjir menegaskan 3 poin penting. Pertama, ideologisasi Muhammadiyah supaya lebih ditekankan di lembaga pendidikan. Siswa hendaknya diberi pemahaman lebih akan faham keagamaan Muhammadiyah yang identik dengan islam tengahan, washatiyah itu.

“Kurikulum sebetulnya sudah nggak ada masalah. Ini juga sama sekali nggak ada kaitannya dengan sekolah,” tandas Muhadjir.

Bagi Muhadjir, sekolah tidak memberikan doktrin-doktrin radikalisme. Kalau pun anak menerima doktrin tersebut, sepenunya itu menjadi tanggung jawab orang tuanya dalam mendidik.

Kedua, Muhadjir meminta mendata murid-muridnya lebih detail. Artinya manajemen data siswa hendaknya diperbaharui dan diperbaiki lagi.

“Ini penting, supaya mengerti bagaimana hubungan antara siswa dan orang tuanya, orang tua dan sekolah harus ada datanya,” tukasnya.

Ketiga, Pak Menteri meminta ada pembinaan khusus kepada wali peserta didik.Dia meminta hendaknya hubungan antara sekolah dan orang tua intensitasnya ditambah.

“Bisa jadi orang tua wali murid tidak semua mengerti dengan faham keagamaan Muhammadiyah,” tukas Muhadjir.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengatakan, anak-anak adalah korban keterpengaruhan orang tua. Karena itu wali murid mestinya difahamkan ideologi washatiyah, tidak radikal. (kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here