7 Langkah Dakwah dan Komitmen Muballigh Muda Muhammadiyah Era Zaman Digital

0
234
Langkah Dakwah: Kyai Imam Syaukani(berdiri) memaparkan penting komitmen berdakwah.(Foto:Habibie)

KLIKMU.CO-Yang harus dimiliki oleh setiap Mubaligh Muhammadiyah adalah memperdalam dan mempertebal Tauhid, menyempurnakan ibadah dengan khusyu’ dan Tawadlu’, mempertinggi akhlak, memperluas Ilmu Pengetahuan dan menggerakkan Organisasi dengan penuh keyakinan dan rasa tanggung jawab.

Demikian disampaikan oleh Ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah(KMM) Surabaya Dr Imam Syaukani, MA. dalam kegiatan pelatihan Mubaligh Muda Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya di Hotel New Start Jl Raya Trawas Dusun Slepi Desa Ketapan Rame Trawas Mojokerto. Sabtu-Ahad (29/4)

Imam Syaukani menjelaskan, Mubaligh Muhammadiyah melaksanakankan dakwah Islam dengan menunjukkan keindahan Agama Islam, budi pekerti mulia agar peraturan Islam diterima serta berlaku dalam masyarakat. Mubaligh Muhammadiyah harus membentuk rumah tangga menurut Agama Islam dan mewujudkan pergaulan yang baik. Mubaligh Muhammadiyah harus menyesuaikan hidup dan segala geraknya sebagai seorang anggota masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

“Mubaligh Muhammadiyah harus menjaga keutuhan organisasi dan dengan kerapian organisasi kita terpelihara dari fitnah, Mubaligh Muhammadiyah harus memperbaiki dan mempertinggi amal, Mubaligh Muhammadiyah harus giat membaca buku (kitab), untuk meningkatkan kwalitas keilmuan dan dakwah, Mubaligh Muhammadiyah harus mengupayakan asrama-asrama, tempat yang ada sekolah-sekolah lanjutan dengan memberi pendidikan jasmani dan rohani.” papar wakil Ketua Majelis Tarjih PDM Itu.

Menurutnya, Mubaligh Muhammadiyah wajib Mempererat hubungan antara sesama muslimin menuju kesatuan umat Islam, mengadakan ikatan yang nyata, umpamanya berjamaah, himpunan berkala, ta’ziyah dan sebagainya. Mengadakan badan Islakh: Sebagai penghubung bila ada keretakan hubungan, menghindarkan dan menjauhkan segala hal-hal yang dapat menimbulkan perselisihan dan persengketaan.

“Dalam perjuangan melaksanakan usaha menuju terwujudnya masyarakat utama, adil dan makmur yang diridloi Allah swt. Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas rinsip-prinsip yang tersimpul dalam Muqaddimah Anggaran Dasar, yaitu:

Pertama. Hidup manusia harus berdasar Tauhid (mengesakan) Allah swt beribadah serta tunduk dan ta’at hanya kepada Allah. sebagaimana firman Allah dalam surat Al-anbiyak ayat 25 yang artinya “Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku.” ucapnya.

Kedua. Hidup manusia itu bermasyarakat. Firman Allah dalam surat Al-hujurat ayat 13 yang artinya “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” tambahnya.

Ketiga. Mematuhi ajaran agama Islam, dengan berkeyakinan Bahwa ajaran Islam itu satu-satunya sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia, di dunia dan di akhirat. perhatikan firman Allah dalam surat Al-maidah ayat 44 yang artinya “Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.

Keempat. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, adalah wajib, sebagai ibadah kepada Allah swt, berbuat ikhsan dan islah kepada manusia atau masyarakat. Dasarnya surat Alhujurat ayat 15 yang artinya “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.

Kelima. Mengikuti jejak (ittiba’) perjuangan para Nabi, terutama Nabi Muhammad saw. Firman-Nya dalam surat Al’Imran ayat 31, artinya
Katakanlah. “Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Keenam. Melancarkan amal usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi. Firman-Nya dalam surat Al’Imran ayat 104. Artinya “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

Ketujuh. Hidup manusia harus bertujuan akhir. Firman Allah dalam surat saba’ ayat 15 yang artinya “Suatu Negara yang indah, bersih suci dan makmur dibawah perlindungan Allah Tuhan Maha Pengampun.” tambahnya.

Masih Kata Yai Imam, biasa dia dipanggil, Menilik dasar-dasar prinsip tersebut diatas maka apapun yang diusahakan dan bagaimanapun cara perjuangan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan tunggalnya harus berpedoman: “Berpegang teguh akan ajaran Allah swt dan Rasul-Nya, bergerak membangun disegenap bidang dan lapangan dengan menggunakan cara serta menempuh jalan yang diridloi Allah swt.” tambahnya. (Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here