Agar Dosen Mampu Mengajar secara Daring, UM Surabaya Upayakan E-Learning Pembelajaran Bahasa Inggris

0
174
Suasana saat workshop on englisgh discoveries yang diadakan oleh Pusat Bahasa UMSurabaya.

KLIKMU.CO – 06 September 2019 – Dengan mengusung tema “Workshop on Learning Discoveries: A Blended Learning Model for Integrated English Learning Solution”, bekerja sama dengan ITC (International Test Center), Pusat Bahasa UM Surabaya menyelenggarakan pelatihan e-learning pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan platform English Discoveries. Pelatihan yang berlangsung pada Jumat (6/9/2019) ini dikhususkan untuk para dosen pengajar bahasa Inggris di UM Surabaya.

Tujuannya, agar mereka mampu menerapkan pembelajaran bahasa Inggris secara daring dengan English Discoveries sebagai media pembelajaran. Proses pembelajaran dengan ED ini berlangsung baik luring (tatap muka) maupun daring (online).

Kepala Pusat Bahasa Waode Hamsia menuturkan, mahasiswa diharapkan melalui dua proses belajar, baik bertemu secara tatap muka dengan dosen di kelas maupun mengakses platform English Discoveries secara daring kapan pun dan di mana pun. Harapannya, mereka dapat mengasah kemandirian belajar dan memiliki pengalaman belajar yang lebih luas daripada kelas konvensional.

Waode menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendorong dosen agar dapat selalu mengembangkan kemampuan mengajarnya. “Kami berharap melalui pelatihan ini, dosen dapat mengembangkan profesionalitas pengajaran mereka dengan menggunakan pembelajaran Blended Learning semacam ini,” ujarnya.

Dia juga menyatakan agar melalui pembelajaran semacam ini, UM Surabaya dapat menghasilkan lulusan yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris. “Kami berharap mahasiswa dapat lebih kompetitif dan memiliki peluang memenangkan tantangan di dunia kerja di era industri 4.0,” tuturnya.

UM Surabaya mulai menerapkan pembelajaran bahasa Inggris dengan sistem e-learning melalui English Discoveries tahun ini. Aziz Alimul Hidayat selaku Wakil Rektor I menerangkan bahwa sistem seperti ini akan dikembangkan juga secara internal untuk mata kuliah non-bahasa Inggris.

“Kami juga akan menggunakan sistem semacam ini melalui fasilitas e-learning yang diadaptasi dari Moodle,” terangnya. Dia menambahkan, program ini dilakukan karena UM Surabaya tidak mau tertinggal dengan lajunya perkembangan teknologi.

Selain itu, Aziz juga menerangkan bahwa pembelajaran e-learning di UM Surabaya akan terus dipantau dan dievaluasi.

Workshop yang berlangsung selama dua hari ini melatih dosen cara mengoprasikan dan teknik mengajar melalui English Discoveries dengan menerapkan teknik blended learning, online maupun offline. Workshop ini mengundang Ir. Hafilia R. Ismanto, M.M sebagai keynote speaker. Dia menjabat sebagai Director of Learning Solutions di International Test Center Indonesia (ITC-Indonesia) sejak oktober 2013.

Ir. Hafilia menuturkan bahwa workshop ini tepat dilakukan untuk menyiapkan dosen agar mampu memoderasi kemampuan pembelajar yang beragam. Menurutnya, siswa yang berbeda level sangat mungkin berada dalam satu lingkup pembelajaran yang sama.

“Sebagai salah satu platform e-learning pembelajaran bahasa Inggris, melalui ED dosen dapat mengetahui level kemampuan mahasiswa sebelum mereka mengajar. Tentunya ini penting dalam membantu dosen untuk memberikan formulasi materi yang tepat sesuai dengan level mereka,” tambahnya.

Sementara itu, workshop ini berlangsung secara interaktif. Peserta secara aktif bertanya dan berdiskusi selama materi berlangsung. Karena hal ini merupakan inovasi baru dari UM Surabaya dalam revolusi pembelajaran bahasa Inggris, peserta lebih banyak bertanya bagaimana mengoperasikan dan mengembangkan kemampuan mengajar dengan model Blended Learning menggunakan English Discoveries.

Inovasi ini dilakukan oleh UM Surabaya untuk terus mendorong kemampuan mengajar dosen agar tidak tertinggal oleh zaman dan memberikan pembelajaran sesuai dengan karakter para pembelajar milenial. (Sri Lestari/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here