Agar Merdeka Lahir Batin, Ketua Muhammadiyah Surabaya: Pilihlah Pemimpin yang Mantap Aqidahnya

0
182
Ketua PD Muhammadiyah Kota Surabaya (Dr. H. Mahsun, M.Ag)

KLIKMU.CO – Dua peristiwa penting dibulan Agustus 2018 ini ialah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 dan Idul Adha. Dua peristiwa besar tersebut di dalamnya dilandasi pengorbanan dan perjuangan serta mantapnya tauhid atau aqidah.

Dr. Mahsun Jayadi, M.Ag Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya mengatakan, perjuangan para syuhada dalam merebut kemerdekaan, tak lain disemangati oleh aqidah yang mantap.

“Bagi masyarat Indonesia yang sekarang menikmati manisnya kemerdekaan, sudah semestinya wajib menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengisi kemerdekaan,” tegas Wakil Rektor UMSurabaya yang meminta masyarakat dalam kesehariannya disemangati aqidah pula.

Kyai Mahsun panggilan akrab Dr. Mahsun Jayadi, M.Ag juga menyinggung perihal konstalasi politik kebangsaan yang akhir-akhir ini tensinya sedang hangat.

“Kita wajib memilih pimpinan yang memiliki basis aqidah yang mantap,” kata Kyai Mahsun mengajak.

Pria kelahiran Lamongan ini menilai, bahwa secara fisik bangsa Indonesia sudah merdeka. Tetapi, dalam hal lain masyarakat belum juga dikatakan merdeka. Pendek kata belum merdeka lahir batin.

“Kita belum memiliki kedaulatan ekonomi, hukum, HAM dan lain-lain,” paparnya dalam Khutbah Idul Adha, Rabu (22/8) lalu di halaman Masjid Al-Muttaqin, Gayungan, Surabaya.

Dia menegaskan, Hari Raya Idul Adha yang di dalamnya terdapat syari’at melakukan qurban, jelas di situ disemangati oleh aqidah yang mantap.

Nabi Ibrahim, Kyai Mahsun mencontohkan mentaati perintah Allah untuk menyembelih anaknya Ismail (meskipun kemudian diganti domba) juga dilandasi dengan mantapnya aqidah.

“Karena itu dalam konteks kebangsaan Kita membutuhkan pemimpin yang bukan hanya cerdas otaknya tetapi juga cerdas mata hatinya, memiliki kepekaan sosial tinggi. Tentu didasari akidah yang mantap.” (Dul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here