Agar Tak Sekadar Bekerja, Pegawai Muhammadiyah Harus Miliki Misi Dakwah

0
292
Inspiratif: Nadjib Hamid (berdiri) menginspirasi para pejuang di amal usaha pendidikan wonokromo.(Foto:Istimewa)

KLIKMU.CO – “Kalau hidup hanya sekadar hidup kera di rimba juga hidup, kalau kerja hanya sekedar kerja kerbau di sawah juga bekerja,” kalimat yang pernah dilontarkan Buya Hamka ini masih relevan dan bisa menjadi renungan bersama.

Untuk membagkitkan semangat berMuhammadiyah dan dakwah Islamiyah, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) bersinergi dengan Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo melakukan pembinaan kepada guru dan karyawan di AUM Wonokromo, Ahad (10/3).

Begitu halnya, bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), tak harus melulu berorientasi mencari rezki semata,namun harus ada misi dakwah islam di dalamnya.

Menurut, Sekertaris Majelis Dikdasmen PCM Wonokromo, Hj. Luluk Khumaidah, S.Pdi. pembinaan tersebut dalam rangka melakukan pengkaderan dan pembinaan rutin kepada para guru karyawan.

“Yang bekerja di AUM Wonokromo agar bekerja tidak semata mencari rizki tapi juga membawa misi da’wah bagi Muhammadiyah dan islam,” katanya.

Pembinaan tersebut dilaksanakan di komplek perguruan Mujammadiyah Gadung, yang menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ust. Nadjib Hamid, M.Si dengan tema ‘Meneladani Perjuangan Ahmad Dahlan.’

Menurut Nadjib, sebagai warga persyarikatan dan pegawai di AUM hendaknya mengenal sosok dan meneladani perjuangan Ahmad Dahlan, sebagai inspirasi dalam bekerja dan berjuang.

Dia menambahkan, bahwa Ahmad Dahlan dalam berjuang tidak pernah membeda-bedakan status sosial, golongan dan agama, semunya di rangkul selagi bisa memberikan manfaat.

“Ahmad Dahlan tidak pernah surut dan berhenti dalam berjuang meskipun banyak juga yang menentang, bakan ada yang hendak membunuhnya. Tapi dengan model da’wahnya orang yang tadi, malah menjadi simpati dan mendukung perjuangannya,” ungkapnya.

Pak Nadjib, begitu panggilan akrabnya menandaskan, agar mudah dan lancar dalam mengembangkan AUM, para pimpinan AUM harus memiliki jejaring yang luas. (nafi’/kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here