Aksi Bela Nabi, Ormas Islam Se-Surabaya Sampaikan Tujuh Tuntutan

0
237
Ketua PDM Kota Surabaya Dr Mahsun Jayadi MAg berorasi di atas mobil. (Arif' An/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Sejumlah ormas Islam se-Surabaya Senin hari ini (2/11/2020) mengadakan aksi bela nabi di depan Konjen Prancis, Jalan Mawar, Surabaya. Mereka menyatakan sikap dan tuntutan atas tindakan berupa penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad saw yang dilakukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Koordinator aksi bela nabi, Devi Kurniawan, mengungkapkan, poin pertama tuntutan tersebut adalah melakukan gerakan untuk memboikot seluruh produk yang berasal dari Prancis sebagai bentuk protes atas tindakan dan atau ucapan yang dilakukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah melakukan penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam.

Kedua, lanjut dia, mendukung sikap Pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini adalah Presiden Ir Joko Widodo dengan memberikan teguran dan peringatan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron agar menarik tindakan dan atau ucapan yang menghina Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam serta menyampaikan permohonan maaf.

”Ketiga, mendesak pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini adalah Presiden Ir Joko Widodo untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan menarik Duta Besar Republik Indonesia di Prancis untuk sementara waktu hingga Presiden Prancis Emmanuel Macron menarik tindakan dan atau ucapan yang menghina Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam serta menyampaikan permohonan maaf,” lanjut lelaki yang juga ketua umum IMM Kota Surabaya itu.

Keempat, Devi mendesak kepada mahkamah Uni Eropa untuk memberikan peringatan dan sanksi tegas kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kelima, mendukung sikap negara yang tergabung dalam Organisasi Konperensi Islam (OKI) yang telah memberikan peringatan dan seruan untuk memboikot semua produk yang berasal dari Prancis.

Poin keenam, lanjut alumnus Unair tersebut, umat Islam merupakan umat yang sangat mencintai perdamaian dan persaudaraan. Akan tetapi jika terdapat pihak yang melukai umat Islam dengan melakukan penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad Shallalahu ‘alaihi Wasallam, maka kami akan menutut dengan cara yang bijak dan beradab.

“Terakhir, mengimbau kepada seluruh pihak agar kejadian berupa penghinaan terhadap Rasulullah Shallahu ‘alaihi Wasallam agar tidak terulang lagi. Karena kita sebagai manusia sudah seharusnya saling menghargai dan tidak memantik kebencian. Terutama dalam menghadapi pandemic Covid-19, dunia membutuhkan persatuan dan Kerjasama bukan permusuhan dan kebencian,” tandasnya.

Sementara itu, aksi bela nabi kali ini diikuti oleh sekitar 400 peserta. Mereka berangkat dari Pusdam di Jalan Wuni No 9 Surabaya sehabis shalat Duhur. Kemudian menuju Konjen Prancis di Jalan Mawar untuk kemudian melakukan orasi.

Ada beberapa ormas Islam yang tampak hadir. Di antaranya adalah Muhammadiyah dan FPI. Ketua PDM Kota Surabaya Dr Mahsun Jayadi MAg juga tampak hadir dan berorasi di atas mobil. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here