Aksi Filantropi SPEMMA Terhadap Korban Bencana Gempa di Lombok Himpun Dana Rp. 12.728.200

0
111
Peduli Sesama: Seusai Upacara Siswa siswi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya menyisihan uangnya untuk korban gempa dilombok. (Foto: Spemma)

KLIKMU.CO – Seusai upacara bendera Senin (10/9), beberapa siswa SMP Muhammadiyah 5 (SPEMMA) Surabaya terlihat duduk bersila di halaman sekolah. Mereka yang tengah asyik bercengkrama terlihat sedikit kaget dengan pemandangan beberapa siswa lainnya yang membentangkan spanduk besar. Usut punya usut, siswa tersebut bukannya tengah berdemo atau berorasi, melainkan tengah menghimpun ajakan untuk berdonasi terkait bencana alam di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Beberapa siswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) itu berkeliling sembari membawa kotak. Mereka berharap agar segenap civitas SPEMMA berkenan mendonasikan uangnya untuk para korban bencana alam di Lombok.

“Bismillah, semoga sumbangan ini menjadi bantuan yang berkah dan berguna bagi masyarakat lombok,” kata salah satu siswi enggan disebutkan namanya.

Satu persatu siswa memasukan uang kedalam kotak. Dan setelah selesai berkeliling, serta memastikan sekitar 450 siswa memasukan uangnya, diketahui uang sebanyak Rp. 12.728.200 terkumpul. Lantas, para siswa tersebut menggandeng Lembaga Zakat dan Infaq Muhammadiyah (LAZIZMU) Cabang Ngagel Surabaya untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Muhammad Rizal, Perwakilan LAZIZMU Cabang Ngagel mengatakan sampai saat ini korban bencana alam di Lombok masih membutuhkan bantuan, terutama berupa uang.

“Masyarakat Lombok mengharapkan bantuan yang bernilai uang agar dapat dipakai langsung dalam bencana gempa,” katanya.

Selain itu, Masduki, S.Pd, mewakili Kepala Sekolah SPEMMA memberikan penilaiannya terhadap aksi filantropi tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan para siswa tersebut bisa memunculkan hasrat berempati dan peduli terhadap sesama.

“(Kegiatan ini) Menumbuhkan rasa empati atau peduli sesame. Diharapak kegiatan ini terus ditanamkan dan dilatihkan dalam setiap diri siswa SPEMMA sebagai bentuk pembelajaran karakter,” katanya. (Firman/frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here