Aksi #GantiPresiden2019 dan #Presiden2Periode Besok Digelar, DPD KNPI Jatim: Ayo Jaga Rumah Jawa Timur Guyub Rukun Damai

0
1090

KLIKMU.CO – Mencermati berita di beberapa media online dan grop WatShap terkait dinamika penyikapan politik terhadap suksesi kepemimpinan Nasional Indonesia, menampakkan dua arus besar kelompok politik. Yakni, kelompok Ganti Presiden 2019 dan Kelompok Anti Ganti Presiden 2019 alias presiden 2 periode.

Dua kelompok politik tersebut membesar menjadi isu nasional yang saling berebut pengaruh dan jaringan di masyarakat. Gerakan ini juga meramba ke Jawa Timur, yang berdasarkn pamflet dan berita akan ada deklarasi Ganti Presiden 2019, yang direaksi oleh kelompok yang Anti Ganti Presiden 2019.

Kedua kelompok tersebut direncabakan secara berbarengan akan melakukan aksi demonstrasi di Surabaya, Ahad (26/8) besok.

Menurut M. Nur Arifin Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia Jawa Timur (KNPI Jatim), situasi tersebut akan menjadikan tensi politik di Jawa Timur meningkat.

Bagi Bupati Trenggalek itu, jika kondisi tersebut tidak diturunkan suhu politik dan Ditangan secara serius, persuasif dapat mengancam suasana masyarakat Jawa Timur yang Guyub Rukun dan Damai yang selama ini sudah terawat dengan baik.

“Kalau kita berfikir jernih, sebenarnya perbedaan pandangan dan sikap politik merupakan hal lumrah dan biasa dalam politik,” tambah Gus Ipin panggilan akrab M. Nur Arifin saat konferensi pers di Kantor DPD KNPI Jatim, Sabtu (25/8).

Hal senanda juga disampaikan Sholikhul Huda, M.Fil.I, bahwa realitas kultur-politik indonesia yang majemuk dan multikultur, maka dipastikan adanya perbedaan pandangan dan sikap politik merupakan hal lumrah.

Sehingga, imbuh Dosen UMSurabaya itu sangat wajar jika terjadi perbedaan kepentingan politik, termasuk dalam hal pilihan Presiden-Wakil Presiden. Pun dijamin dalam Undang-undang.

Oleh karena itu, menurut Sholikh hal terpintang bukan mempersoalkan perbedaan pilihan politik.Tetapi yang terpenting adalah cara penyikapan terhadap perbedaan pilihan politik, ini yang penting,” ujar kandidat Doktor UINSA ini.

“Sikap DPD KNPI Jatim, selama perbedaan pandangan dan sikap politik masih dalam koridor hukum dan dijamin Undang-undang yang sah di Indonesia, maka sikap yang harus kita bangun adalah saling menghormati dan menghargai atas perbedaan tersebut,” jelas Gus Ipin.

Tetapi, Gus Ipin menambahkan, jika pandangan dan sikap politik tersebut mengarah pada gerakan merongrong Ideologi Pancasila, merubah NKRI, merusak kebhenikaan dan mengganti UUD 45, maka harus kita “sikat”.

Dia menandasjan, KNPI bersama semua elemen pemuda, dan tokoh masyarakat Jawa Timur siap terdepan menghadang dan melawan kelompok2 tersebut.

“Bagi kita Ideologi Pancasila, NKRI, UUD 45 dan Peesatuan Indonesia adalah menjadi kesepakatan final dalam kehidupan berbangsa bagi semua elemen bangsa indonesia,” tukas Gus Ipin.

Dalam menyikapi dinamika politik yang sedang hangat di Jawa Timur itu, Sholikh menegaskan, maka DPD KNPI Jawa Timur mengajak semua elemen masyarakat ( tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh politik, pengusaha, tokoh budaya dan lain-lain) untuk bersama-sama menjaga Rumah Jawa Timur yang Guyub Rukun dan Damai.

“Tentu juga mewaspadai semua upaya gerakan pemecah bela masyarakat Jawa Timur yang meinginkan Jawa Timur tidak kondisif dan terpecah belah, ayo kita bersatu dalam rumah besar Indonesia,” pungkas Sholikh. (Dul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here