Amazing, Sekolah Ini Dapat Khusus Izin Buka 9 Kelas

0
147
Foto Kepala SD Mudipat M. Syaikhul Islam MHI (di podium) diambil oleh panitia

KLIKMU.CO – “Ke Fitri Kita Kembali, Spirit Ramadhan Tak Boleh Mati”. Itulah tema yang dipilih dalam acara Silaturrahim Syawwal 1440 H Keluarga Besar Mudipat (SD Muhammadiyah 4 Pucang) di Auditorium Prof Din Syamsuddin The Milennium Building (TMB) pada Ahad, 23 Juni 2019, mulai pukul 08.45 WIB.

Acara diawali dengan duet siswa Mudipat yang membawakan lagu Nisya Sabyan “Den Salam” dan “Ya Maulana”. Satunya menyanyi, satunya membawakan biola.

Dari penuturan salah seorang guru, mereka berdua adalah Nazha dari kelas 3 mau naik kelas 4 (penyanyi), sedangkan biolanya digawangi oleh Queen dari kelas 4 yang akan nakk kelas 5.

Dari pengamatan KLIKMU.CO, hadirin tampak sangat menikmati keindahan nada suara maupun gesekan biola yang mereka tampilkan.

“Biolane lho enak, biolane (Biolanya lho enak, biolanya,” celetuk salah seorang hadirin di belakang.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel Surabaya, Kepala SD Mudipat Ustadz M. Syaikhul Islam MHI, serta ketua Ikwam (Ikatan Wali Murid). Sementara itu, yang bertugas sebagai penceramah adalah Ustadz H.M. Zayyin Chudlori MAg, wakil ketua PDM Kota Surabaya. Beberapa mantan guru Mudipat juga datang, salah satunya Ustadzah Titin.

Kepala SD Mudipat M. Syaikhul Islam MHI dalam sambutannya menyatakan, ini secara umum adalah rangkaian acara paling akhir dari semester. Kemarin juga digelar acara wisuda. “Setelah itu libur lagi untuk kemudian menyongsong semester depan,” ujarnya.

Ustadz Icool –sapaannya– menuturkan bahwa kemarin Mudipat baru saja mendirikan kafetaria. Kemudian, di lantai 5 ada Garden by The Sky (GDS), yang dalamnya juga ada pojok baca.

“Tahun ini, berkat lobi-lobi ke Kemendikbud, kita mendapatkan izin khusus mendirikan 9 kelas. Tidak hanya 7 kelas seperti tahun ajaran lalu,” tuturnya.

Tahun ini pembangunan gedung baru akan dimulai untuk menampung para siswa yang kian tahun kian bertambah. “Setidaknya 2-3 tahun pembangunan bisa rampung,” jelasnya.

Ada pengumuman berbahagia bagi guru dan karyawan Mudipat. Tahun ini insyaallah diberangkatkan 4-5 guru/karyawan ke Tanah Suci. “Pak Jamal ini salah satu yang diberangkatkan. Sopir kita yang sangat berjasa ini,” kata Ustadz Icool, lantas tersenyum. (Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here