Amien Rais: Ada Skenario Muluskan Jabatan Presiden Tiga Periode

0
161
Amien Rais saat memberikan statemen. (Tangkapan layar YouTube Amien Rais Official)

KLIKMU.CO – Politikus senior yang juga tokoh reformasi, Amien Rais, menduga pemerintah berusaha menguasai seluruh lembaga tinggi negara. Menurut Amien Rais, ada usaha yang betul-betul luar biasa yang dipakai skenario dan backup politik supaya nanti Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mencengkeram  lembaga DPR, MPR, dan DPD, bahkan TNI dan Polri.

“Untuk bermain politik sesuai dengan selera rezim,” ujarnya dalam video yang diunggah di akun YouTube Channel Amien Rais Official pukul 20.00 WIB, Sabtu (13/3/2021).

Di samping itu, Amien Rais juga menduga rezim pemerintah mengembuskan wacana jabatan presiden bisa tiga periode. “Tentu hal ini sangat berbahaya. Sekarang sudah ada opini publik yang mula-mula samar-samar. Tapi sekarang makin jelas ke arah mana rezim Jokowi ini ke depan.” paparnya.

Langkah pertama, kata Amien Rais, Jokowi diduga akan menginginkan adanya sidang istimewa MPR. Lalu mungkin ada satu dua pasal perlu diperbaiki.

“Kemudian, nanti akan ditawarkan pasal-pasal baru yang  memberikan hak presiden bisa dipilih tiga kali. Kalau ini betul-betul keinginan mereka, kita bisa mengatakan innalillahi wainna ilaihi rajiun,” ujar pendiri Partai Ummat tersebut.

“Jadi, semua sudah ada tahapan. It’s now or never tomorrow will be to late, ” kata Amien Rais.

Hal itu mendapat tanggapan dari Ali Mochtar Ngabalin. Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden itu mengatakan, isu masa jabatan presiden tiga periode itu pernah dibantah Jokowi. Ngabalin pun heran mengapa Amien Rais mengembuskannya lagi.

“Yang saya mau tekankan begini, apakah Pak Amien Rais itu karena sudah uzur sehingga tidak pernah mendengar pernyataan resmi dari presiden. Kan presiden pernah menyebutkan meskipun Pak Jokowi tidak mau menyebutkan siapa orangnya, tapi presiden tahu bahwa ada orang ingin mencari muka yang beliau menganggap ingin menjerumuskan presiden,” ujar Ngabalin, dikutip Detik.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid secara pribadi justru mendukung wacana penambahan masa jabatan presiden Indonesia hingga tiga periode. Sejauh ini, kata dia, UUD 1945 mengatur masa jabatan presiden hanya boleh dua periode.

Dia pun mendukung hal tersebut asalkan dikehendaki rakyat melalui fraksi-fraksi yang ada di MPR untuk melakukan amendemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Secara pribadi saya setuju adanya wacana masa jabatan presiden menjadi tiga periode sepanjang atas dasar kehendak rakyat yang tecermin dari fraksi dan kelompok DPD,” kata Jazilul. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here