Angin Segar bagi PPPK, Gaji Pokok Bakal Lebih Besar dari PNS

0
119
Foto diambil dari Siedoo

KLIKMU.CO – Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kini bisa bernapas lega. Itu seiring tuntasnya pengaturan mereka dan diterbitkan dalam bentuk Perpres 98/2020.

Dalam perpres tersebut, ada kepastian terhadap PPPK mengenai kesetaraan status gaji mereka dengan pegawai negeri sipil (PNS). Bahkan, nominal gaji pokok PPPK lebih besar daripada PNS.

Sebagaimana diberitakan Jawa Pos, Senin (5/10/2020), besaran gaji PPPK didasarkan pada golongan dan masa kerja golongan (MKG). Seperti halnya PNS, PPPK juga dibagi mulai golongan I sampai XVII. Sama seperti PNS yang dibagi mulai golongan I-a sampai IV-e.

Dalam perpres itu juga disebutkan bahwa hak-hak gaji PPPK disetarakan dengan PNS. Mereka juga mendapat tunjangan dan kenaikan gaji.

’’PPPK dapat diberikan kenaikan gaji berkala atau kenaikan gaji istimewa yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.’’ Demikian bunyi pasal 3 ayat (1) perpres tersebut.

Masa berlaku Perpres 98/2020 dipastikan bersifat sementara alias tidak permanen. ’’Sampai dengan diberlakukannya ketentuan mengenai gaji dan tunjangan yang berlaku bagi pegawai negeri sipil sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.’’ Demikian bunyi pasal 8 perpres tersebut.

Misalnya, PPPK golongan I dengan masa kerja 0 gajinya Rp 1.794.900, sedangkan PNS bergaji Rp 1.560.800. Lalu untuk golongan teratas, PPPK golongan XVII engan masa kerja 32 gajinya Rp 6.786.500, sedangkan PNS IV-e Rp 5.901.200.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Honorer K-2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih mengatakan, terbitnya perpres menjadi harapan baru bagi honorer K-2 untuk berubah status agar mendapat gaji dan tunjangan yang layak seperti pegawai negeri sipil (PNS).

Titi menambahkan, harapan ini khususnya bagi mereka yang kesempatan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sudah tertutup. “Perpres itu jadi harapan K-2 bisa berubah status dan kelayakan gajinya,” ujar Titi sebagaimana diberitakan Republika, Ahad (4/10/2020).

Titi mengatakan, perpres juga memberi angin segar bagi honorer K-2 yang sudah lolos seleksi PPPK, tetapi belum juga diangkat dan mendapat gaji dan tunjangan. Ia menyatakan, ada sekitar 50 ribu honorer K-2 yang telah lulus seleksi.

“Tentu saja perpres itu menjadi angin segar buat K-2 yang lulus PPPK di samping memang menunggunya lama perpres itu,” ujarnya. (Diolah/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here