Angka Kasus di Amerika Tinggi karena Tes Juga Masif

0
252
Muhammad Abdillah

KLIKMU.CO – Acara Silaturrahim Syawal 1441 H Muhammadiyah Kota Surabaya dengan tema Meneguhkan Dakwah Muhammadiyah di Era New Normal, Kamis malam (28/5/2020) juga dihadiri enam Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM). Dari Benua Asia ada PCIM Malaysia, Turki, dan Taiwan. Sedangkan dari Benua Eropa dan Amerika ada Inggris, Turki, dan Amerika Serikat.

Dari PCIM Amerika Serikat, Muhammad Abdillah melaporkan bahwa Negeri Paman Sam mengalami lockdown sejak 13 Maret. Sejak Presiden Donald Trump mendeklarasikan national emergency sampai hari ini. Yang boleh dibuka toko makanan dan kesehtaan.

”Tapi, mulai 20 Mei, beberapa wilayah bisnis dibuka. Sekolah masih lockdown. Kampus juga masih lockdown,” katanya.

Menurutnya, jumlah kasus memang sangat tinggi, yakni sekitar 1.678.000. Yang meninggal lebih dari 100 ribu. Menariknya, statistik itu bisa mengkhawatirkan dan bisa tidak mengkhawatirkan. ”Mengkhawatirkan karena jumlah positif tinggi dan angka kematian tinggi. Tidak mengkhawatirkan karena Amerika melakukan tes masif secara menyeluruh,” jelasnya.

Abdillah mengatakan, lebih dari 30 juta warga Amerika Serikat melakukan tes. Karena jumlah warga yang dites sangat tinggi, angka kasusnya juga tinggi.

”Modelnya, kasus di sini lebih baik diperluas daripada diperkecil sehingga penanganan bisa lebih baik. Angka kematian yang meninggal bukan karena Covid itu dimasukkan ke kasus Covid sehingga nanti direvisi datanya,” jelasnya.

Sementara itu, aktivitas dakwah di PCIM Amerika Serikat masih berjalan karena sejak awal berdiri memang terbiasa menggunakan Zoom. Hal itu karena jarak masing-masing pengurus sangat jauh. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here