Anies Baswedan Puji Rektor UAD sebagai Pemimpin Berpengalaman dan Berpendidikan

0
1815
Anies Baswedan PhD didampingi bundanya, Aliyah Rasyid, saat mengisi kuliah umum di UAD. (Tangkapan layar ASE)

KLIKMU.CO –  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan PhD menyebut Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dr Muchlas MT sebagai seorang pemimpin yang berpendidikan. Sebutan tersebut bermula ketika mantan rektor Universitas Paramadina itu mendengar dan menyimak sambutan dari Muchlas. Anies diundang mengisi kuliah umum yang diselenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) via kanal YouTube UAD, Sabtu (13/3/2021).

“UAD beruntung sekali dipimpin oleh seorang yang mempunyai pengalaman dan berpendidikan. Insya allah ini menjadi bekal untuk adik-adik mahasiswa juga. Sambil mendengarkan sambutannya, saya menemukan bukti bahwa setiap pemimpin adalah pendidik dan setiap pendidik adalah pemimpin,” ujarnya.

Menurut Anies, tidak ada pemimpin yang tidak memiliki unsur kependidikan. Menjelaskan visi dan menyampaikan kesamaan visi itu, bagi dia, adalah sebuah proses pendidikan.

“Jadi, kalau kita sama-sama memperhatikan, hampir semua pendiri republik dan semua pejuang adalah pendidik. Pemimpin-pemimpin yang luar biasa pasti sadar bahwa ia mempunyai unsur kependidikan,” ungkapnya.

Anies lantas memberikan pencerahan tentang pengetahuan ilmu kepemimpinan. Mengingat kepemimpinan sudah melekat pada diri Anies Baswedan sejak menjabat sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta. Ia pun memiliki pengalaman yang luar biasa dalam gerakan-gerakan kemahasiswaan, bahkan semenjak sekolah sudah menjadi ketua OSIS.

Anies juga menyinggung Jenderal Soedirman yang menjadi seorang pejuang sekaligus guru. Mungkin orang-orang tidak bisa membayangkan guru diasosiasikan dengan tempur dan ketegasan. “Di Yogya kita sudah mempunyai contoh, yaitu Jenderal Soedirman dan Sri Sultan Hamengkubuwana. Semuanya adalah figur-figur yang unsur kepemimpinan dan kependidikannya sangat kuat,” paparnya.

Anies Baswedan PhD serta Dr Muchlas MT di acara kuliah umum yang diselenggarakan FKIP UAD dan dimoderatori Dr Suyatno. (ASE)

Sementara itu, Dr Muchlas MT mengatakan bahwa dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan kampus, mahasiswa UAD diharapkan bisa membangun jiwa kepemimpinan, menjadi pelaku dalam berinteraksi langsung untuk bisa melatih dan membangun cara berkomunikasi.

“Pemimpin itu diperlukan satu jiwa berprinsip yang tegas. Selain itu, harus proaktif pada persoalan-persoalan yang muncul di lingkungan, jujur, komunikatif, dan terbuka untuk dikritik,” katanya.

“Jangan merasa tersaingi dengan yang dipimpin. Semuanya adalah modal yang harus dibina yang tidak serta-merta didapatkan di bangku kuliah,” tutur Muchlas. (ASE/lRS/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here