Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta PSBB Ketat Lagi

0
89
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN)

KLIKMU.CO – Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menarik rem darurat dan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat. Hal itu disebabkan situasi pandemi Covid-19 di Jakarta saat ini yang dalam kondisi darurat. Selama enam bulan terakhir, kasus Covid-19 di Jakarta didominasi 50 persen kasus OTG dan 35 persen kasus dengan gejala ringan-sedang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, warga akan kembali berkegiatan dari rumah, beribadah dari rumah, bekerja dari rumah, dan belajar dari rumah. “Mulai Senin, 14 September, seluruh kegiatan perkantoran akan dilakukan dari rumah dan akan ada 11 bidang esensial yang diperbolehkan beroperasi,” ujarnya dalam konferensi pers Rabu malam (9/9).

Anies menambahkan, 11 bidang nonesensial yang izinnya dikeluarkan akan dievaluasi kembali. Lalu, seluruh tempat hiburan akan kembali ditutup. Kerumunan dan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang juga dilarang.

Menurut Anies, tempat ibadah yang boleh dibuka hanya di level kampung/kompleks dan hanya boleh digunakan oleh warga setempat. Khusus tempat ibadah di zona merah/wilayah dengan kasus tinggi tidak diperbolehkan buka.

“Saat ini ambang batas kapasitas rumah sakit untuk ruang isolasi dan icu sudah melampaui angka batas aman dan diperkirakan akan mencapai kapasitas maksimal pada 17 September 2020 dan setelah itu fasilitas kesehatan DKI Jakarta akan kolaps,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus positif Covid-19 di Indonesia juga telah menembus angka 200 ribu pada Selasa (8/9). Sekitar 24,9 persen orang masih terbaring sakit. Lalu, 71 persen lainnya sudah sembuh dan 4,1 persen meninggal. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here