Aplikasi Ini Bisa Koreksi Otomatis Kesalahan dalam Bahasa Indonesia

0
86
Mohammad Nuryasin menunjukkan aplikasi “Binar”. (Ade/KLIKMU.CO)

KLIKMU,CO – Penggunaan bahasa Indonesia yang salah (tidak sesuai dengan kaidah kebahasaannya) bisa menyebabkan degradasi terhadap eksistensi bahasa Indonesia. Selain itu, jika kesalahan tersebut masih sering terjadi pada ranah instansi pemerintahan, masyarakat, terlebih lagi dalam ranah pendidikan, informasi yang benar sulit didapatkan.

“Perlu diingat bahwa bahasa juga berperan dalam komunikasi tulis seperti surat dan sebagai bentuk karya tulis ilmiah sehingga penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah berperan sebagai penyampaian informasi yang sesuai,” kata Mohammad Nuryasin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), saat mengungkapkan kegelisahannya terkait kerap adanya kesalahan penggunaan kaidah kebahasaan, utamanya terkait ejaan dan tata bahasa.

Oleh karena itu, sambung Nuryasin, diperlukan sebuah aplikasi yang dapat memberikan kemudahan pada instansi pemerintahan untuk surat-menyurat, instansi pendidikan untuk penulisan karya ilmiah, dan untuk masyarakat secara menyeluruh. Sejauh ini telah ada website yang bernama ejaan.id. Website tersebut memiliki fungsi untuk memudahkan penggunanya dalam memeriksa tata bahasa Indonesia. Akan tetapi, website tersebut hanya terbatas pada ejaan.

Nuryasin dan kawan satu kelompoknya membuat aplikasi yang tidak hanya bisa mengoreksi ejaan, tetapi juga tata bahasa Indonesia. Aplikasi ini bernama “Binar” atau Bahasa Indonesia Baik dan Benar. Aplikasi ini mereka daftarkan sebagai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapatkan pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Dalam ranah pendidikan masih sering ditemui penggunaan bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD). Pentingnya Aplikasi Pemeriksa Ejaan dan Tata Bahasa Indonesia ini adalah untuk meminimalkan kesalahan dalam penulisan kata  dan ejaan dalam suatu dokumen dan memudahkan bagi para pemakainya dalam mengoreksi ejaan yang belum tepat,” ungkap Nuryasin.

Tampilan depan aplikasi “Binar” atau Bahasa Indonesia Baik dan Benar.

Apabila pengguna (user) telah masuk (log up), akan ada menu bar periksa ejaan dan dokumen tersimpan. Apabila ingin memeriksa ejaan, klik tombol periksa ejaan. Dalam menu pemeriksaan ejaan terdapat beberapa fitur, seperti memasukkan teks secara manual, mengunggah file, dan melakukan scan pada buku.

Jika user ingin memasukkan teks secara manual, bisa langsung melakukan klik pada layar yang bertuliskan masukkan teks.  Setelah teks selesai dimasukkan dengan batas maksimal 10.000 kata, selanjutnya bisa klik cek ejaan, hasil pemeriksaan akan muncul. Pembenahan ditandai dengan warna merah pada kata dan kalimat. Setelah itu bisa klik simpan untuk menyimpan file. Setelah file berhasil tersimpan, bisa klik tombol kembali untuk menuju ke menu pemeriksa ejaan.

Fitur selanjutnya ialah menu untuk mengunggah file. Caranya bisa klik tombol unggah file, kemudian pilih file, maka akan ada notifikasi bahwa file berhasil diunggah. Syarat agar file berhasil diunggah adalah file tersebut berformat .doc, .docx, dan .pdf serta ukuran file tidak melebihi 5 MB. Selanjutnya klik cek ejaan.

“Pembenahan ditandai dengan warna merah pada kata, frasa, klausa, maupun kalimat. Selanjutnya bisa klik simpan untuk menyimpan file yang telah diperiksa ejaannya kemudian bisa klik kembali untuk menu pemeriksa ejaan lagi,” terangnya.

Fitur yang selanjutnya yaitu tombol kamera untuk melakukan scanning pada buku, majalah, koran, dan lain sebagainya. Fitur ini bisa digunakan dengan cara tombol kamera yang tersedia dalam tampilan pemeriksa ejaan kemudian lakukan scan seperti pada saat memotret menggunakan kamera ponsel pada umumnya.

Di sisi lain, terdapat dokumen tersimpan. Untuk melihat dokumen yang tersimpan bisa dilakukan dengan cara klik dokumen tersimpan. Selain itu, terdapat beberapa fitur seperti menu bar pencarian yang terletak di pojok kanan atas layar sehingga memudahkan pengguna untuk mencari file.

Selanjutnya juga terdapat menu untuk membuat folder baru sehingga akan memudahkan pengguna dalam mengklasifikasikan file yang telah diperiksa ejaannya. Dalam dokumen tersimpan ini juga terdapat fitur untuk menyimpan file yang telah diperiksa ejaannya secara manual ke perangkat dengan format .doc, .docx, dan .pdf. (Ade/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here