Arab Saudi Buka Pintu Umrah bagi Indonesia 10 Agustus Mendatang

0
242
Pengumuman otoritas penyelenggaraan haji dan umrah Arab Saudi. (Dok istimewa)

KLIKMU.CO – Arab Saudi akan mulai mengizinkan jamaah umrah dari luar negaranya mulai 10 Agustus 2021. Hal itu dibenarkan oleh Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khoirizi.

Menurut Khoirizi, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebagaimana tercantum dalam edaran otoritas Arab Saudi. Di antaranya terkait dengan vaksin dan keharusan karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Saudi. Itu berlaku bagi 9 negara, yaitu India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon).

“Perwakilan pemerintah di Saudi, yaitu KJRI di Jeddah, telah menerima edaran tersebut pada 15 Zulhijjah 1442H atau 25 Juli 2021. Kami masih pelajari,” terang Khoirizi, Senin (26/7/2021).

Dia menambahkan, berkenaan dengan edaran tersebut, KJRI di Jeddah akan melakukan upaya diplomasi melalui Deputi Umrah Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Salah satu isu yang dibahas adalah terkait dengan keharusan karantina 14 hari di negara ketiga. Pihaknya berharap jamaah Indonesia tidak harus dipersyaratakan seperti itu.

“Kami dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan Dubes Saudi di Jakarta untuk menyampaikan hal yang dimaksud,” sambungnya.

Terkait dengan syarat vaksin booster dari Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson & Johnson, Khoirizi akan membahas hal tersebut dengan Kementerian Kesehatan, Satgas Pencegahan Covid-19, serta BNPB.  “Kita akan lakukan langkah koordinasi dengan Kemenkes dan pihak terkait lainnya untuk membahas persyaratan tersebut. Agar kebutuhan jamaah umrah Indonesia bisa terlayani,” ujarnya.

Khoirizi menambahkan, selama ini penyelenggaraan ibadah umrah dilakukan oleh pihak swasta (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah/PPIU). Bersifat bussines to bussines (B to B), bukan government to government (G to G). “Kita akan bahas bersama hal ini dengan asosiasi PPIU terkait dengan persyaratan yang ditetapkan Saudi,” kata Khoirizi.

“Untuk kepentingan jamaah, kami juga tetap akan mencoba melakukan lobi,” tandasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here