Arti Manajemen dan Organisasi bagi Guru SDM Limas

0
144
Drs H Syaifuddin Zaini MM saat memberikan materi keorganisasian di Baitul Arqam SD Muhammadiyah 15 Surabaya. (Ali Shodiqin/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Baitul Arqam di SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) yang dilaksanakan oleh Majelis Kader dan Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung memasuki hari kedua, Jumat (23/4/2021). Sesi I tentang Manajemen dan Leadership disampaikan oleh Drs Ranu Wasisto MM.

“Manajemen itu seni dalam mengatur dan melaksanakan,” katanya ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung itu. Dia lantas menanyakan arti manajemen bagi para guru.

Di antara peserta ada yang mengatakan manajemen adalah menata keuangan. Ada juga yang menjawab menata waktu, mengatur kegiatan, dan lain-lain.

“Luar biasa, guru dan karyawan SD Muhammadiyah 15 Surabaya mampu memberikan argumen semua,” ungkap Ranu, panggilan akrabnya.

Menurut Ranu, manajemen itu memang upaya perencanaan, pengoordinasian, pengorganisasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran. Manajemen itu harus ditata secara efektif dan efisien agar suatu organisasi, keluarga, dan perkumpulan yang lain bisa tetap eksis dan berkemajuan.

“Bapak/ibu, kita harus berwawasan luas dan evaluasi diri, mengubah diri kita sendiri, jujur untuk memperbaiki diri, insya Allah akan lebih baik,” sambung anggota Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya itu.

“Menurut para ahli itu hampir sama semuanya, yaitu merencanakan, mengorganisasikan, sampai mengontrol secara efektif dan efisien,” tandasnya.

Drs Ranu Wasisto MM saat menyampaikan materi manajemen dan leadership organisasi di Baitul Arqam SD Muhammadiyah 15 Surabaya. (Ali Shodiqin/Klikmu.co)

Sesi kedua disampaikan oleh Drs Syaifuddin Zaini MPdI tentang keorganisasian. Sebagaimana dasar dalam Al-Qur’an surah Ali Imran ayat 102-103 dan Ash Shof bahwa organisasi itu wajib dalam menjalankan tugas bersama.

Menurut Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya itu, setiap organisasi harus mempunyai tujuan yang jelas dan program kerja yang terencana sesuai dengan hasil musyawarah, baik dari unsur pimpinan maupun anggota.

“Seorang pemimpin harus memiliki sifat sidiq, amanah, tabligh, dan fatonah, terutama di lingkungan Muhammadiyah,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Baitul Arqam Perguruan Muhammadiyah Wiyung ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SD Muhammadiyah 15 Surabaya, SMP Muhammadiyah 17 Surabaya, dan SMA Muhammadiyah 9 Surabaya. Baitul Arqam dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Seluruh peserta sebelum masuk ruangan dicek suhu, menjaga jarak, dan memakai masker. (Ali Shodiqin/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here