Ary Ginanjar: Mahasiswa Harus Miliki Lima Superagility

0
74
Dr Ary Ginanjar Agustian,CEO ESQ Leadership Center, dalam Student Day UMM. (Tangkapan layar Rochmatika/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Student Day Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tetap digelar meski dalam situasi pandemi, Ahad (14/3). Dalam agenda tersebut, sebagian besar peserta ikut secara daring di kediaman masing-masing. Sebagian yang lain hadir secara luring di Dome UMM dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kali ini, UMM menghadirkan Dr Ary Ginanjar Agustian selaku CEO ESQ Leadership Center. Datang pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP.

Dalam paparannya, Ary Ginanjar menyampaikan bahwa umat manusia, khususnya para mahasiswa baru, kini menghadapi volatility, complexity, urcentainty dan ambiguity (VUCA) era. Situasi yang mengalami perubahan sangat cepat dan cenderung tidak bisa ditebak.

“Perubahan-perubahan itulah yang harus segera ditangkap sehingga bisa beradaptasi dengan cepat,” ujarnya.

Menjawab persoalan VUCA era, Ary memberikan solusi dengan sebutan superagility. Ada lima superagility yang harus dimiliki oleh mahasiswa baru. Pertama adalah change agility, yakni mereka harus bisa beradaptasi dengan perubahan apa pun. Ada juga yang dinamakan dengan mental agility. “Mahasiswa dituntut untuk bisa bertahan dalam kondisi apa pun, bahkan di situasi yang berat,” terangnya.

Ary kemudian menjelaskan agility yang ketiga, yaitu people agility yang mendorong mereka untuk dapat bekerja sama dengan siapa pun. Tidak pandang perbedaan ras, budaya, agama, bahasa, dan cara pandang. Tidak cukup sampai di situ, Ary juga mendorong mahasiswa untuk memiliki learning dan result agility.

“Mampu memahami hal baru dengan cepat dan tepat serta mampu berprestasi di keadaan apa pun,” ujarnya.

Menko PMK Prof Muhadjir Effendy MAP di acara Student Day. (Rochmatika/Klikmu.co)

Sementara itu, Menko PMK Prof Dr Muhadjir Effendy MAP meminta para mahasiswa UMM untuk menumbuhkan 4C. C yang pertama dalah critical thinking, kemudian creativity, communication skill, dan confidence.

“Meskipun hanya empat hal, mungkin akan terasa berat. Kalau kalian mampu memenuhi keempatnya, insya Allah rida Tuhan akan menyertai dalam segala usaha kalian. Selain itu juga mampu membantu kalian untuk merintis keberhasilan di UMM,” pungkasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here