Asyila Malu-Malu, Shofiyah Murah Senyum di Islamic Fashion Show Mom-Kid

0
199
Asyila Naura dan bundanya.(Mul/Klikmu.co)

 

 

KLIKMU.CO – Asyila Naura Nadifa dan bundanya, Cicik Sariyani, semringah. Senyum Asyila dan bunda manis bak kelopak mawar merekah saat berlenggak-lenggok di panggung. Meskipun Asyila di panggung masih menampakkan diri agak malu-malu.

Busana mereka senada, perpaduan atasan baju berenda dan kerudung silver dan bawahan rok hitam beraksen dedaunan silver. Tak lupa di kepala mereka ada mahkota imut warna perak yang dikenakan.

Ibu dan anak dari TK ABA 34 Ngagel Surabaya itu menampilkan keharmonisan, keceriaan, dan ekspresi cinta sepenuh hati di hadapan dewan juri lomba Islamic Fashion Show Mom-Kid. Lomba itu diselenggarakan SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Sabtu (29/2/2020). Lomba diikuti 30 TK se-Surabaya.

Tak kalah keren, Najmah Shofiyah Anwar dan bundanya, Yulianti, pun tampil all-out pada lomba fashion tersebut. Keluarga dari TK ABA 34 Ngagel Surabaya itu kompak berbusana batik cokelat ditambah kreasi mahkota dan selempang bunga nan menawan.

Di panggung, Shofiyah, siswa TK B itu, tak henti-hentinya melempar senyum kepada juri dan penonton. Tangannya melambai-lambai di udara. Bibirnya terus tersenyum.

Najmah Shofiyah dan bundanya.(Mul/Klikmu.co)

Hari itu menjadi panggung fashion islami yang luar biasa. Aneka busana dan gaya ditampilkan di hadapan juri dan penonton.
Sayang, Shofiyah dan bundanya hanya diganjar juara harapan 1. Sementara rekannya, Asyila, dan bundanya nangkring di podium juara harapan 6.

“Tidak apa-apa. Alhamdulillah ini sudah luar bisa,” ujar Bunda Cicik Sariyani. Mereka mengaku telah berusaha tampil dengan baik. “Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Selain dua pemenang tersebut, juri Ayu Basita dan Enny Soebagiarsih menetapkan juara 1 diraih tim Ananda Dzakin dari TK ABA 07, juara 2 diraih tim Ananda Ratu (TK ABA 05), dan juara 3 diraih tim Ananda Zhafeera (TK ABA 20).
Kepada para pemenang, panitia memberikan trofi, sertifikat, dan uang pembinaan.

Enny Soebagiarsih mengatakan, ada tiga aspek yang dinilai di Islamic Fashion Show Mom-Kid. Yakni kreasi dan cara berbusana sebesar 40%, performance 40%, serta ekspresi dan make-up 20%.
“Peserta nggak hanya bisa berlenggak-lenggok di panggung. Tapi kreasi busana, luwes tidak kaku, kompak antara anak dan bunda, memberi kejutan, memberi bunga, ciuman, itu yang besar nilainya,” terang Enny.

Enny menambahkan, di fashion kecocokan busana dengan tema lomba fashion show anak perlu diperhatikan. Apalagi, gaya busana muslim untuk anak-bunda. “Sehingga nggak hanya cantik-ganteng, gaya, pose, dan ekspresi sangat penting,” pungkas guru SD itu. (Mul/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here