Awesome! Di Amerika Ternyata Mudipat Lebih dikenal daripada Indonesia

0
226
Foto Kepala Mudipat Ustadz Syaikhul Islam MHI ( di podium) saat memberikan pengarahan di hadapan para pengajar ekstrakurikuler Mudipat.

KLIKMU.CO Sabtu siang (17/8), bertepatan dengan peringatan HUT Ke-74 RI, SD Muhammadiyah Pucang 4 Surabaya (Mudipat) mengundang para pengajar ekstrakurikuler dalam rangka pembinaan dan sosialisasi. Kegiatan tersebut digelar di Aula Prof Dien Syamsuddin The Millennial Building (TMB) lantai 4.

Kepala Mudipat Ustadz Syaikhul Islam MHI menyatakan, tahun 2018 lalu sudah ada 3 tambahan ekstra, yaitu anggar, entrepreneurship, dan
desainer club. “Jumlahnya tahun lalu 34 klub ekstra. Tahun ini dua ekstra dilikuidasi dan dua ekstra masuk,” jelasnya.

Ustadz Syaikhul menambahkan, tahun ini yang baru adalah cooking class (kelas memasak) dan swimming (renang). Dia menuturkan, kita tidak lagi berkonsentrasi pada akademik. Tapi, di abad 21 ini harus memiliki kecakapan hidup, hard skill, dan soft skill.

“Bahkan, di Jepang salah satu profesi dibayar mahal yaitu cook/chef,” katanya.

Apa target ekstrakurikuler? Ustadz Syaikhul mengatakan, ekstra tidak ingin berjalan sebagaimana rutinitas biasa.

“Target minimal ada dua. Pertama, kegiatan ini sebagai publikasi sekolah,” ujarnya di hadapan PJ dan pengajar ekstra.

Yang kedua adalah prestasi. Apa pun bentuknya. Bahasa Inggris, bahasa Jepang, dai cilik, qiraah, lanjutnya, semuanya harus bisa meraih prestasi. “Karena sekolah Mudipat dikenal sebagai sekolah prestasi,” katanya.

Contohnya, robotika yang sudah melanglang buana ke Singapura dan Amerika Serikat. “Ada cerita lucu saat di Amerika. Mudipat lebih dikenal daripada Indonesia. Mudipat disebut dari Muhammadiyah saja, bukan Indonesia. Padahal negara lain disebut,” ujarnya.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan pengahar ekskul adalah sebagai berikut. Pertama,tidak ada kekerasan fisik. Kedua, tidak ada ekerasan verba (ucapan). Ketiga, tidak boleh kasih PR.

“Keempat, pembina tidak ada hubungannya dengan keuangan. Tidak boleh menarik dari siswa. Dan kelima, menyesuaikan diri karena sekolah Islami,” tutur Ustadz Syaikhul.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Ustadz Ain menambahkan, dua ekskul yang ditiadakan tahun ini adalah tartil dan English today. “Mereka dimerger dengan ekstra lain,” katanya. (Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here