Ayah Jangan Menjadi Mesin ATM Saja di keluarga, Maksudnya?

0
145

KLIKMU.CO -Ahad pertama tiap bulan PCM Krembangan Surabaya mengadakan pengajian rutin. Pengajian tersebut selalu mengusung tema yang berbeda.

Pengajian Ahad (6/1) kali ini bertema “Belajar dari Keluarga Nabi Ibrahim As.” Pembicara pada pengajian tersebut adalah Akhmad Fauzi SPdI yang merupakan Ketua ITMAM Jawa Timur. Bertempat di TK ABA 40 Dupak Bandarejo 18, acara dimulai pukul 06.00 wib

Sebelum pengajian dimulai, H Baigi Sekar yang merupakan Wakil Majelis PKU PCM Krembangan menyampaikan sambutan mewakili PCM Krembangan. Ada dua hal yang disampaikan yaitu pentingnya memanfaatkan waktu dan semangat untuk memajukan persyarikatan Muhammadiyah.

Ketika pengajian dimulai, Ustaz Akhmad menyampaikan bahwa salah satu cara untuk sukses adalah meniru. Trainer Griya Parenting Indonesia tersebut lantas membaca dan menerjemahkan surat Al Ahzab ayat ke-21 dan Al Mumtahanah ayat ke-4, yaitu tentang suri tauladan pada Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim.

“Sebenarnya budaya meniru yang baik telah diperintahkan Allah kepada kita, termasuk dalam hal membangun keluarga” tambahnya.

Setelah itu Ustad Akhmad menyampaikan bahwa ada paradigma peran ayah identik dengan mencari nafkah saja, sedangkan mendidik adalah urusan ibu. “Saya khawatir ayah akan menjadi mesin ATM saja di keluarga. Ayah harus turut mendidik dan dekat dengan anak supaya bisa memiliki tabungan emosional,” ucapnya.

Ustaz Akhmad pun kembali menjelaskan nilai penting ayah turut mendidik anak. “Kalau memang ibu adalah guru pertama bagi anak, maka ayah adalah kepala sekolahnya. Dialah yang mengatur pendidikan kepada anak. Selain itu, kalau anak dekat dengan ibu saja, maka pola pikir dan perilakunya hanya menurun dari ibu saja,” jelasnya.

Terakhir, Ustaz Akhmad menjelaskan bahwa memberi contoh jauh lebih penting daripada mengingatkan secara lisan.

“Ibunya menyuruh anak belajar, tapi dia malah asyik menonton TV. Ya anaknya tidak akan teratrik untuk belajar. Untuk para ayah, kurangi ceramahnya ke anak. Untuk para ibu, kurangi cerewetnya,” ujarnya diiringi tawa oleh jamaah pengajian.

Acara selanjutnya diakhiri dengan kuis berhadiah yang diberikan oleh Ustaz Akhmad dan pembagian sembako oleh PCM Krembangan kepada yang berhak menerima. (Fikri Fachrudin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here