Azan dengan Seruan Jihad Bukan Ajaran Nabi Muhammad

0
298
Salah satu capture video jamaah yang memasukkan lafaz jihad dalam azan. (Pikiran Rakyat Depok)

KLIKMU.CO – Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia Faozan Amar turut menanggapi viralnya video video sekelompok orang yang menyelipkan azan dengan lafaz “hayya alal jihad”. Menurut Faozan, azan dengan seruan jihad seperti itu bukan ajaran Nabi Muhammad SAW.

”Adanya seruan azan dengan ajakan jihad jelas bukan ajaran Nabi Muhammad SAW. Sebab, azan adalah ajakan untuk melaksanakan salat, bukan untuk berjihad,” katanya kepada KLIKMU.CO Selasa (1/12/2020).

Menurut pria yang juga dosen UHAMKA itu, ajakan jihad biasanya diserukan oleh para ulama, khatib, ustadz, kiai, dan tokoh agama melalui mimbar ceramah, khotbah dan tausiah. Bukan oleh muazin. “Jelas hal itu tidak lazim dilakukan,” ujarnya.

Karena itu, Faozan setuju sebaiknya seruan azan tersebut tidak disebarkanluaskan. Sebab, akan berdampak kurang baik bagi masyarakat, khususnya umat Islam.

“Aparat keamanan dan instansi terkait harus menghentikan peredaran video azan ajakan berjihad agar tidak semakin meluas,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sekelompok orang yang menyelipkan azan dengan lafaz “hayya alal jihad” viral di media sosial. Lafaz itu diucapkan setelah “asyahaduanna muhammadar rasulullah”. Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar mengakui bahwa salah satu azan dengan lafaz “hayya alal jihad” tersebut terdapat di lingkungan Petamburan, Jakarta Pusat. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here