Bang Dahnil: Tak Akan Pernah Menyerang Tokoh Senior Muhammadiyah di Ruang Publik, Itu Adab yang Saya Jaga

0
224
Foto Dahnil Anzar Simanjuntak salah satu Tokoh Muda Islam Milenial yang menerima 212 Award 2K19 diambil oleh panitia

KLIKMU.CO

Oleh: Dahnil Anzar Simanjuntak*

Dahnil Anzar Simanjuntak, ketua umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah 2014-2018, memiliki pandangan tersendiri terkait sikap yang harus dilakukan terhadap tokoh-tokoh senior Muhammadiyah. Ada baiknya, menurut Dahnil, apabila berbeda sikap politik dengan tokoh-tokoh senior Muhammadiyah seperti Pak Amien Rais, Buya Syafii Maarif, dan Pak Din Syamsuddin, kader-kader muda Muhammadiyah tetap menjaga adab meski bisa jadi merasa lebih tahu atau berbeda sikap. Adab di publik penting sekali tetap dijaga sebagai ta’aliful qulb (ikatan hati) dalam satu jamaah.

Seingat pria yang biasa disapa Anin ini, sering sekali dirinya berbeda sikap politik dan gerakan dengan Buya Syafii, tapi tak pernah sama sekali menyerang dan mempermalukannya di ruang publik. Apalagi sampai membuat rilis sekadar mendapat perhatian dari pihak lain dengan menyerang pribadi dan pandangan politik beliau.

“Demikian juga, saya tidak selalu sepakat dengan sikap politik Pak Amien atau Pak Din, tapi saya tidak akan pernah menyerang dan menegasikan beliau-beliau di ruang publik,” ujarnya. “Itu adab yang penting bagi saya,” tegas wakil ketua LHKP PPM tersebut.

Oleh karena itu, Dahnil menyarankan kepada semua kader Muhammadiyah agar bergembira dalam perbedaan pandangan politik atau pandangan-pandangan lainnya. “Harus tahan diri dan tak elok apabila kemudian mempermalukan satu sama lain di ruang publik. Apalagi ini dilakukan oleh kader muda terhadap tokoh senior,” kata pria berusia 37 tahun itu. (Achmadsan)

*Wakil Ketua LHKP PP Muhammadiyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here