Bantar Persebaran Virus Korona, Muhammadiyah Covid-19 Command Center NTB Bergerak

0
190
Muhammadiyah Covid-19 Command Center NTB melakukan penyemprotan disinfektan. (Taufiq/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Sebagai bentuk aksi nyata membantar persebaran Covid-19 yang begitu cepat, Muhammadiyah secara resmi telah membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center di seluruh wilayah Indonesia untuk meningkatkan akselerasi program pencegahan wabah Covid-19.

Untuk wilayah NTB, Tim MCCC (Muhammadiyah Covid-19 Command Center) NTB sudah terbentuk dengan anggota LPB MDMC PWM, LLHPB PWA, KOKAM, dan AMM tingkat wilayah NTB dengan support pembiayaannya ditugaskan kepada Lazismu untuk mengonsolidasikannya.

Ketua MCCC NTB Muslim Magenda, Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki misi kemanusiaan tentu harus membantu pemerintah untuk menangani persebaran Covid-19, khususnya di NTB. Langkah itu dilakukan oleh MCCC NTB untuk berpartisipasi aktif dalam menangani wabah korona.

Muslim menuturkan, salah satu yang sudah dilakukan Muhammadiyah adalah penyemprotan disinfektan di seluruh amal usaha Muhammadiyah. Tidak terkecuali di wilayah Kota Mataram. “Selain melakukan penyemprotan secara langsung di lapangan, Tim MCCC NTB juga mulai memberikan pelayanan konsultasi online tentang wabah Covid-19 secara gratis kepada semua warga. Tentu hal ini nanti akan dijawab oleh para dokter yang ahli dalam bidangnya,” tuturnya.

Pekerjaan seperti itu bukan hal baru bagi Muhammadiyah. Di seluruh wilayah sudah terbentuk tim MCCC atas imbauan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam gerakan nyata menangani Covid-19 yang meresahkan masyarakat saat ini. “Imbauan kami kepada seluruh masyarakat untuk peduli dengan hal ini. Ikuti imbauan pemerintah, jangan kumpul dalam masa yang banyak, hindari keramaian dan hiburan. Dengan begitu, kita sudah melindungi diri dan keluarga kita. Intinya, ikuti SOP yang sudah diatur,” tegasnya.

AUM dan Fasilitas Publik Jadi Prioritas

Muslim menambahkan, target utamanya adalah amal usaha Muhammadiyah. Sebab, jumlah AUM di Kota Mataram sangat banyak, mulai kantor-kantor Muhammadiyah, perguruan tinggi, sekolah, masjid, hingga panti asuhan.

Kami prioritas amal usaha Muhammadiyah bukan berarti tidak peduli terhadap fasilitas publik lainnya. Semua pasti akan disasar sesuai pembagian tugas yang sudah dikonsolidasikan oleh pemerintah, tapi ada skala prioritas. “Jika prioritas utama sudah selesai tertangani, kami akan bergerak ke fasilitas publik lainnya seperti kantor-kantor organisasi mahasiswa di luar lingkungan kampus, masjid-masjid umum, dan sekolah umum lainnya,” katanya.

Menangani wabah Covid-19 ini tentu tidak bisa terlaksana dengan baik jika partisipasi masyarakat tidak tergerak. “Diharapkan kepada seluruh masyarakat yang mampu agar bisa berpartisipasi dengan cara memberikan donasinya untuk membantu tenaga medis dan relawan di lapangan dalam menangani penyebaran pencegahan wabah ini. Kami tentu sangat berharap uluran tangan kita semua untuk berdonasi,” ungkap Ketua Lazismu NTB Wiryandinata.

Lazismu Bergerak

Lazismu NTB mempunyai tugas khusus untuk menghimpun donasi masyarakat. Nanti seluruh hasil donasinya akan diperuntukkan guna memenuhi kebutuhan penanganan ini. “Saat ini kami masih sangat kurang alat pelindung diri (APD) dan stok bahan pokok lainnya untuk melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah Kota Mataram secara khusus dan seluruh wilayah di NTB secara umum.

“Ayo berdonasi lewat Lazismu untuk menangani persebaran Covid-19 ini,” tegas Wirya.

Wabah ini memang bukan bencana alam, tapi menjadi bencana yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak untuk mengikuti SOP dan imbauan yang dikeluarkan pemerintah menjadi hal penting untuk diperhatikan.

Tentu itu semua tidak bisa terlaksana dengan baik tanpa kesadaran kita semua. Cegah persbaran Covid-19 ini mulai dari diri sendiri dan keluarga,” tandasnya. (Taufiqurrahman/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here