“Baskara”, Aplikasi Atasi Hambatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang Menangi Kontes Dikti

0
144
Muhammad Kelvin menunjukkan aplikasi Baskara di laptop. (UMM/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Kelompok mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini memenangi ajang Lomba Gagasan Tertulis dan Poster yang diselenggarakan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Di antara 498 karya mahasiswa dari 78 perguruan tinggi yang ikut serta, tim UMM dinobatkan sebagai juara II. Seleksi dilakukan oleh tim LLDikti Wilayah VII pada 8-16 Juni 2020.

Aplikasi yang dirancang Muhammad Kelvin Haidar Priyanka, Muhammad Saifin Nuha Putra R., dan Rizaldi Dwi Ramadhan bernama “Baskara” ini menawarkan solusi atas hambatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di masa pandemi Covid-19. Baik pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian masyarakat.

“Di era revolusi industri 4.0, segala sektor kehidupan didukung oleh teknologi canggih yang membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Jadi, untuk mempermudah aktivitas dalam mencapai Tri Dharma Perguruan Tinggi di masa pandemi,” ungkap Muhammad Kelvin ketika dihubungi via WhatsApp, Ahad (22/6/2020).

Kelvin melanjutkan, filosofi dari pemilihan nama tersebut, yaitu kata “baskara” yang berarti “matahari”, merujuk pada salah satu identitas UMM yang kelak aplikasi ini diharapkan menjadi tujuan utama semua kegiatan berbasis daring pada masa pandemi seperti saat ini. “Aplikasi ini mampu mencakup tiga pilar yang ada pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Nantinya, ketiga pilar tersebut menjadi menu utama pada aplikasi ini,” kata mahasiswa Program Studi Teknik Sipil angkatan 2018 itu.

Pada menu utama “Pendidikan dan Pengajaran”, misalnya, akan dilengkapi fitur Teleconference, Auto Absence, dan Two Way Sharing. Pada menu utama “Penelitian dan Pengembangan”, terdapat dua submenu berupa “Kegiatan Praktikum” dan “Skripsi/Tugas Akhir”. Di dalamnya akan diisi beberapa fitur pendukung, misalnya teleconference. Selanjutnya, pada menu utama “Pengabdian kepada Masyarakat”, pengguna akan disajikan dua submenu: “Relawan Mahasiswa” dan “Mari Berdonasi”.

“Gagasan ini merupakan inovasi media pembelajaran baru yang diharapkan mampu meminimalkan masalah-masalah yang timbul akibat pembelajaran daring. Dengan hadirnya aplikasi ini dapat membantu civitas akademika mewujudkan pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi serta diharapkan mampu menghasilkan dampak yang besar berupa revitalisasi sistem dan kualitas pendidikan perguruan tinggi dengan kondisi sumber daya yang terbatas,” tutur mahasiswa asal Pasuruan, Jawa Timur, itu. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here