Bazar Kewirausahaan, Tumbuhkan Jiwa Kreativitas Pelajar Sekolah Akhlaq

0
328
Salah satu stan bazar sekolah akhlaq (Foto: Meira)

KLIKMU.CO– Seluruh peserta didik kelas 9 SMP Muhammadiyah 9 Surabaya (Sekolah Akhlaq) dilatih untuk memiliki jiwa wirausaha. Selasa (19/02), mereka berhasil melaksanakan kegiatan Bazar di halaman Sekolah yang beralamatkan di Jl Jojoran 1 no 50 tersebut. Kegiatan ini merupakan gabungan dari Ujian Praktik pelajaran Prakarya dan IPS.

“Bazar yang kita laksanakan ini merupakan gabungan dari Ujian Praktik pelajaran Prakarya dan IPS. Dalam praktik pelajaran Prakarya mereka dituntut untuk dapat mengolah berbagai bahan makanan yang telah ditentukan, seperti olahan buah, sayur, biji-bijian, dan hewan ternak. Kemudian berbagai hasil olahan tersebut dapat mereka jual ke teman-temannya yang lain sebagaimana yang telah diajarkan dalam pelajaran IPS” terang Fitria Aftinia, Guru pembimbing Prakarya.

Bazar yang dimulai pukul 09.30WIB ini ramai dikunjungi oleh guru dan peserta didik lain dari kelas 7 dan 8. Dua-belas stan yang tersedia digunakan oleh para peserta didik untuk menjual makanan-makanan unik namun ramah dikantong. Harga-harga dari makanan tersebut mereka sesuaikan dengan kemampuan anak SMP.

Endang Susilawati, selaku Guru pembimbing IPS, menjelaskan bahwa bazar yang diselenggarakan pertama kalinya ini merupakan implementasi dari teori-teori yang selama ini diajarkan di kelas. Ia merasa senang karena kegiatan bazar ini disambut antusias oleh peserta didik lain dan berjalan lancar.

Endang juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih jiwa wirausaha siswa.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih jiwa wirausaha dan Menyiapkan anak-anak untuk jadi entrepreneur. Biar anak-anak praktek secara langsung, ada yang untung namun ada beberapa yang rugi juga. Setidaknya anak-anak dapat belajar bahwa setiap usaha memiliki resiko untung dan rugi. Saat mereka rugi, saya harap mereka dapat belajar dari setiap kesalahan hingga akhirnya dapat memperoleh keuntungan”

Karena antusiasme pengunjung, beberapa stan berhasil menjual habis produknya dalam waktu yang sangat singkat. Jerry tri, peserta didik kelas 9 sekaligus salah satu pemilik stan dalam bazar, mengungkapkan kepuasannya karena telah berhasil menjual habis produk olahannya berupa Kentang Goreng.

“Alhamdulillah kentang goreng jualan saya habis bu. Saya senang sekali. Ternyata begini rasanya saat jualan kita habis, memuaskan sekali. Sepertinya saya tidak kapok jualan lagi. Saya mau ada praktik bazar seperti ini setiap hari. ” Ujarnya puas.

Jerry dan kelompoknya mendapatkan tugas untuk mengolah bahan umbi-umbian. Mereka memutuskan untuk mengolah kentang menjadi kentang goreng dan menjualnya dengan harga Rp3000. Ukurannya memang tidak besar, namun dirasa cukup sesuai dengan harganya yang sangat terjangkau.(Laili)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here