Begini Caranya agar Anak Tak Menjadi Musuh bagi Orang Tua

0
193

KLIKMU.CO – Majelis Tabligh PCM Krembangan tiap Ahad pertama mengadakan Pengajian Sakinah. Pada Ahad (7/7) ini pengajian diadakan di Musala Al Bayan, Sedayu VII/34. Ustadz Suhadi Fadjaray menjadi mubalig acara tersebut. Tema yang disampaikan adalah Agar Anak Tak Menjadi Musuh Bagimu.

Acara dimulai pukul 06.00 dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, dan sambutan ketua PCM Krembangan. Ketua PCM dalam sambutannya menekankan pentingnya teknologi, inovasi, dan semangat pergerakan dalam berdakwah. Setelah itu, ustaz Suhadi pun menyampaikan tausiahnya.

Hal pertama yang disampaikan adalah keharusan bersyukur bagi setiap orang yang sudah memiliki anak. “Anak yang tidak disyukuri, dimarahi saja, maka anak menjadi tidak betah di rumah,” tuturnya. Dalam surah Luqman ayat 12 juga dijelaskan bahwa dengan bersyukur maka manfaatnya akan kembali ke diri sendiri. “Bersyukur adalah modal utama mendidik anak, tidak hanya dengan ilmu,” imbuhnya.

Motivator pendidikan itu juga secara tegas menyatakan pentingnya kualitas kedua orang tua. “Untuk urusan surga, bagaimana anak bisa menjadi baik kalau dipercayakan kepada ibu yang tidak lancar baca Quran dan ayah yang jarang ke masjid?” ujarnya retoris dengan suara lantang.

Penulis buku Harmoni Cinta Madrasah Keluarga ini juga menekankan pentingnya salat di masjid bagi laki-laki. “Laki-laki saleh salatnya di masjid. Kalau laki-laki salehah, di rumah. Laki-laki tangguh selalu salat di masjid. Laki-laki rapuh, buka mata untuk salat Subuh saja tidak bisa. Jauh-jauh ke Bromo bisa, tapi salat di masjid tidak bisa,” jelasnya.

Ustaz Suhadi juga menjelaskan ternyata anak bisa menjadi musuh bagi orang tuanya. Hal itu seperti yang terdapat dalam firman Allah dalam surah At Taghabun ayat 14. Ada tiga hal yang harus diperhatikan supaya anak tidak menjadi musuh.

Pertama, memperhatikan makanan yang diberikan karena hal itu bisa memengaruhi karakter anak. Makanan yang diberikan harus halal, baik, dan tidak berlebihan. Kedua, memperhatikan yang didengar anak. Jangan sampai anak sering mendengar lagu daripada bacaan Alquran. Ketiga, memperhatikan yang dilihat anak. Jangan sampai anak kecanduan _game online_ atau tontonan yang tidak baik.

Di pengujung tausiah, Ustaz Suhadi menekankan pentingnya ilmu, rasa syukur, dan prinsip dalam mendidik anak, terutama dalam hal salat di masjid. “Fitnah dunia sudah sangat tampak. Jangan sampai anak kita tergulung fitnah itu,” tambahnya. Pengajian selesai pukul 07.30. (Fikri Fachrudin/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here