Begini Gerakan Nasional Revolusi Mental yang Dilakukan UMM

0
132
Rektor UMM Dr Fauzan MPd memberikan sambutan dalam Training of Trainer (Tot) Gerakan Nasional Revolusi mental pada Rabu-Jumat (9-11/12/2020). (Candra/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Bekerja sama dengan Forum Rektor Indonesia dan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan Training of Trainer (Tot) Gerakan Nasional Revolusi mental pada Rabu-Jumat (9-11/12/2020). Agenda yang mengusung tema Pemuda Taat Lalu Lintas itu diikuti oleh 240 peserta dan dilaksanakan secara daring.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMM Dr Fauzan MPd menyampaikan pentingnya sikap disiplin dan taat berlalu lintas, terutama bagi pemuda. Ia juga berharap agar kesadaran untuk menaati peraturan lalu lintas bisa dipupuk melalui kegiatan seperti ini. “Taat berlalu lintas adalah bentuk rasa simpati dan empati yang harus dimiliki setiap pengendara dan pengguna jalan,” ungkap Fauzan di akhir sambutannya.

Sementara itu, ketua panitia M. Irkham juga ingin agar pemuda dan mahasiswa berubah ke arah yang lebih baik. Salah satunya adalah meningkatkan kedisiplinan dan ketaatan berlalu lintas. Hal itu juga searah dengan tema yang sudah dicanangkan dalam agenda ini.

Pada hari pertama, agenda ini menghadirkan beberapa pemateri. Salah satunya M. Sochib, Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Malang. Ia memamparkan materi mengenai safety riding. Setelah itu turut hadir pula Ahmad Fatoni Lc MAg yang menjelaskan lebih dalam terkait kedisiplinan dalam pandangan Islam.

Hari kedua menghadirkan pemateri seperti Yudi Suharsono Spsi MSi. Dalam pemaparannya, Yudi menjelaskan cara memanajemen emosi, khususnya saat berkendara. Ia mengingatkan para peserta untuk tidak mengedepankan emosi. Sebaliknya, mereka harus memahami risiko yang timbul jika gagal mengontrolnya. “Memaafkan dan melupakan bisa membantu kita untuk menetralisir emosi buruk yang timbul saat berada di jalan,” terangnya.

Pada saat yang sama, Ir Mulyono MT memberikan uraian mengenai keselamatan berlalu lintas dalam berkendara.  Pria yang juga menjadi dosen di Teknik Mesin UMM tersebut menegaskan bahwa safety riding merupakan bentuk kesiapan utama bagi para pemuda dalam berkendara. Hal itu sekaligus menjadi indikator ketercapaian revolusi mental di kehidupan sehari-hari.

Pemaparan materi dalam Agenda Gerakan Nasional Revolusi Mental ini diakhiri dengan penjelasan materi dari Kasatlantas Polresta Malang AKP Ramadhan Nasution. Dalam sesi tersebut, ia mengingatkan para peserta tentang pentingnya persiapan sebelum berkendara. Persiapan ini meliputi persiapan dokumen, cek kendaraan, serta persiapan pengendara. “Jangan lupa untuk selalu menjaga etika karena ada banyak orang lain yang juga menggunakan jalan raya,” tandas Ramadhan. (Candra/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here