Begini Pesan Penting Pakar Pendidikan Jerman untuk Pendidikan Indonesia

0
292
Foto Imam Sapardi ( batik biru) Kepala SMP Muhammadiyah 9 Surabaya bersama Pakar Pendidikan asal Jerman, Mr Ahmad Eugene Lang diambil oleh faza

KLIKMU.CO- Muhammadiyah yang diwakili para kepala sekolah terus berlari untuk membuat inovasi di dunia pendidikan. Salah satu upayanya dengan mengadakan Forum Silaturrahim Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) yang diadakan Majelis Dikdasmen PWM Jatim Rabu (27/2) di Sengkaling Convention Hall, Malang.

Imam Sapari, nakhoda dari Sekolah Akhlaq SMP Muhammadiyah 9 Surabaya yang bertindak sebagai peserta menuturkan, kegiatan Foskam ini dilakukan sebagai wadah untuk mendiskusikan permasalahan dalam dunia pendidikan. Di samping itu, mencari solusi agar pendidikan yang khususnya di Jawa Timur semakin berkualitas. Terlebih berkenaan dengan pendidikan karakter.

Pendidikan karakter sangat erat hubungannya dengan pendidikan moral. Tujuannya adalah membentuk dan melatih kemampuan individu secara terus-menerus guna penyempurnaan diri ke arah hidup yang lebih baik.

Kepala sekolah Akhlaq berkesempatan berdiskusi dengan salah satu pakar pendidikan dari Jerman yang dihadirkan dalam acara Foskam, Mr Ahmad Eugene Lang. Pentingnya pendidikan karakter menjadi bahan pembicaraan dua insan beda negara ini. Dalam obrolan dengan Imam, Mr Ahmad Eugene Lang menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan hal mendasar untuk masa depan.

“Kamu bisa menjadi orang paling pintar di dunia, tetapi tanpa karakter yang baik kamu tidak akan membawa hal yang positif. Karakter yang bagus bisa membawa seseorang menjadi pemimpin yang baik, pengusaha yang baik, dan pebisnis yang baik,” kata Mr Ahmad Eugene Lang.

Hal lain yang mendukung keberhasilan pendidikan adalah faktor pendidik. Kedisiplinan membuat perangkat pembelajaran inovatif yang terfasilitasi dengan media sosial juga menjadi salah satu motivasi eksternal.

“Membuat inovasi itu tidak harus dengan kecanggihan teknologi, artinya sarana-prasarana harus yang mumpuni. Tapi, semua yang ada di sekitar bisa digunakan untuk sarana atau sumber pendidikan,” tambah bule dengan kulit putih dan perawakan tinggi tersebut.

Kepada Imam Sapari, pakar pendidikan dengan segudang wawasan tersebut menyampaikan bahwa guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan pembelajaran. Salah satu cara berkemajuan atau seseorang dikatakan melakukan satu langkah lebih awal jika dia selalu bersikap disiplin.

Harapannya, pendidikan di Indonesia dapat berbenah menjadi semakin baik. Tidak hanya disiplin dalam ilmu, tetapi juga harus disiplin dalam akhlak. (Risalatin/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here