Begini Rona Pengalaman Spiritualitas Jamaah Haji selama di Tanah Haram

0
356
Jamaah KBIH Muhammadiyah Kota Surabaya

KLIKMU.CO – “Saya dulu Ndablek, sering melanggar perintah orang tua. Setiba di Madinah tiba-tiba air mata mengalir tak terbendung. Saya melihat berapa keagungan Allah. Sejarah pengorbanan Nabi Ibrahim dan keluarganya hanya saya ketahui lewat buku, Kini saya lihat langsung. Saya jadi ingat pula almarhum orang tua. Hanya memanjarkan doa, supaya amal ibadah diterima Dan dosa kedua orang diampuni,” ujar Fathoni Pedagang Sembako di salah satu pasar krempyeng Surabaya itu.

Seeandainya orang tua masih hidup, sambungnya mereka akan kami berangkatkan lebih-lebih saat ini keadaan ekonominya sudah membaik.

“Dalam setiap doa saya menangis. Lebih-lebih ketika thawaf ada orang rela melakukan meski kondisinya tidak sempurna,ngesot atau merangkak,” tutur Fathoni, yang kemudian usai thawaf merasa malu kepada Allah karena melihat orang dalam kondisi seperti itu sangat semangat menjalankan ibadah. Sementara dirinya yang sempurna merasa kurang semangat seperti orang tadi.

Pengalaman spritual juga dialami Pak Amir Hamzah Guru SDN Kenjeran Surabaya.

“Setiap melihat arah kiblat di HP kayaknya kok kurang mencong atau miring sedikit, yang anehnya sajadahnya menceng sendiri sesuai kiblat. Saya merasakan ini sampai tiga kali. Mungkin Allah mengingatkan l lewat arah kiblat ini, yang harus saya benahi. ” ujar pak Amir Hamzah Guru SDN Kenjeran Kota Surabaya.

Tidak kalah menarik, pengalaman serupa juga dialami Mohammad Farrah Yasin Jamaah asal Kota Malang.

Dia menceritakan pengalaman spiritualitasnya, ketika ada temannya yang tersasar dan pisah dengan rombongan dalam hatinya bergumam meremehkan. Masak jalur begini sampai tersasar, katanya.

Kemudian Yasin berpamit kepada rombongan untuk mencari. “Jamaah yang dicari tadi sudah kembali dan berkumpul, eh malah saya yang jadi pencarian banyak orang,” tuturnya.

Artinya, dalam ibadah haji tidak boleh ada rasa jumawah, memiliki su’udhan pada orang. Sepertinya langsung mendapat teguran dari Allah langsung. (Arif/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here