Begini Serunya DAD IMM Ala Mahasiswa Kedokteran UMSurabaya

0
265
Foto Suasana Darul Aaron Dasar Avicenna diambil dari dokumen panitia

KLIKMU.CO – Segenap calon kader IMM Avicenna mengikuti Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai salah satu persyaratan menjadi badan pengurus harian pada Jumat bulan lalu (22/2). Pelepasan pemberangkatan acara DAD dilaksanakan di gedung G dan diwakili salah satu dosen fakultas kedokteran. Setelah pelepasan, para calon kader menuju lokasi DAD di Desa Padengan Ploso, Kabupaten Lamongan.

Perjalanan selama kurang lebih 2 jam.
Sampai di tujuan, para peserta dan panitia disambut hangat oleh warga di sana. Acara selanjutnya adalah pembukaan dan sambutan oleh ketua pelaksana Immawati Azalika. Dilanjut Perwakilan Ketua Pimpinan Komisariat IMM Avicenna Immawati Vega, perwakilan demisioner Immawan Ramzy dari PC IMM Kota Surabaya, dan terakhir sambutan oleh kepala desa setempat.

Setelah pembukaan, para calon kader ditempatkan secara berkelompok untuk tinggal di rumah warga selama 2 hari.
Esoknya dimulai dengan salat Subuh berjamaah di masjid, dilanjut dengan kegiatan tentoring materi anatomi oleh panitia.

Materi pertama mengenai Al Islam dibawakan oleh kakanda Asy’ari. Kemudian, materi kedua tentang Kemuhammadiyahan oleh kakanda Devid dan kakanda Syarif.

Tidak lupa setiap selesai pemberian materi, dilakukan FGD (forum group discussion) yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman para calon kader mengenai materi yang baru saja diberikan. Siang harinya para calon kader mengikuti materi, sedangkan panitia yang tidak bertugas melakukan kegiatan mengajar anak-anak SD hingga SMP di sekolah.

Pada malam harinya diberikan pemberian materi Teknik Sidang oleh Firdaus Su’udi. “Tujuan materi ini agar para kader memahami konsep pada saat musykom (musyawarah komisariat) yang biasanya akan dilakukan di akhir periode,” kata pemateri.

Pagi hari terakhir, yaitu Ahad 24 Februari, para calon kader mengikuti kegiatan biasanya ditunggu-tunggu, yaitu analisis sosial. Sebelumnya materi itu dibawakan oleh kakanda Khoirun Nasikin.

Kegiatan analisis sosial dibagi menjadi beberapa kelompok. Ada kelompok yang membantu para petani di sana untuk bersawah, ada yang membantu warga desa bertambak, dan sisanya menjalani analisis kondisi sosial di lingkungan desa.

Setelah kegiatan analisis sosial berakhir, masuklah ke acara terakhir, yaitu pemberian materi “Kegawatdaruratan Medis Dasar” oleh dr Nenny Triastuti. Ketua pelaksana mengatakan, para kader sangat antusias mengikuti materi tersebut.

“Acara ini sangatlah berkesan bagi para kader, begitu juga para warga di sana,” ujarnya.
Setelah acara selesai, para peserta beserta panitia kembali ke Surabaya pukul 19.00 WIB. (Adis/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here