Belajar Bikin Berita, Para Guru Ini Siap Tingkatkan Minat Menulis

1
366
Editor Klikmu.co Achmad Santoso memyampaikan materi tentang menulis berita. (Umi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Sekelompok guru madrasah Muhammadiyah mengadakan belajar bersama menulis berita sekolah pada Kamis (26/12) di SMA Muhammadiyah 2 Mojoagung. Acara ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai guru hingga pelajar dari berbagai Sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Jombang. Tak terkecuali penulis sebagai utusan dari SMP Muhammadiyah 2 Mojoagung.

Dalam kegiatan kali ini, mereka mendatangkan narasumber editor Klikmu.co, yakni Achmad Santoso. Acara ini dilaksanakan untuk meningkatkan minat menulis di kalangan akademisi. Salah satu target penulisan adalah seputar sekolah masing-masing. Mulai brand sekolah hingga kegiatan-kegiatan sekolah, baik yang internal maupun eksternal. Pembelajaran menulis ini dimulai dari awal hingga tingkat lanjut sehingga para peserta siap menulis berita sekolah.

Pembelajaran diawali dengan pemaparan materi dari narasumber seputar penulisan berita yang baik. Mulai karakter yang harus dimiliki oleh penulis hingga gaya penulisan yang baik. Selain itu, penggunaan bahasa menjadi sangat penting dalam penulisan berita. “Kebanyakan kalimat dalam penulisan berita menggunakan kalimat aktif, namun ada beberapa juga menggunakan kalimat pasif,” kata Santoso dalam sesi materi.

Konten berita, ujar dia, harus dilengkapi dengan gambar yang mendukung berita seputar acara. Ada beberapa syarat gambar yang diikutsertakan dalam berita. Pria yang juga menjadi editor bahasa Jawa Pos ini mengatakan bahwa  gambar atau foto yang disertakan harus disertai dengan keterangan. “Gambar juga harus merupakan gambar hidup, bukan gambar pasca-acara,” jelasnya

Menurut Santoso, perihal gambar ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan karena dari pengalaman banyak masalah dalam pencantuman gambar untuk berita.

Setelah materi selesai disampaikan, acara dilanjutkan  dengan praktik pembuatan berita.  Menariknya, pada sesi ini, ada beberapa peserta yang sudah menyelesaikan praktik penulisan saat sesi ini baru saja dimulai. Ternyata sembari mendengarkan materi, tampaknya ada peserta yang langsung membuat berita dengan menggunakan ponsel pintarnya.

Berita yang telah dibuat pun langsung dipaparkan ke seluruh peserta dan dibahas bersama narasumber. Pembahasan ini disertai dengan proses editing mengenai konteks bahasa dan penulisan sehingga tulisan nanti siap menjadi berita yang lebih baik. (Umi Latifah/Achmad San)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here