Belajar dari Kisah Tulus Nabi Menyuapi Pengemis Buta yang Sering Menghinanya

0
733

KLIKMU.CO – “Nabi Muhammad selalu sabar dan tetap berusaha berbuat baik dan menyuapi pengemis tua buta.” Demikian itu disampaikan Ustadzah Ribut Rahayu saat mengisi materi tentang Dongeng Anak Muslim di TK Aisyiyah 05 Kenjeran Surabaya, Jalan Platuk 131, Kenjeran, Surabaya, Jumat (17/1).

Ribut Rahayu ditemani boneka tangannya yang diberi nama Fania. Rahayu bercerita tentang kisah Nabi Muhammad dan pengemis tua yang buta.

“Nabi Muhammad Shallallaahu Alaihi Wasallam selalu sabar dan tetap berusaha baik pada pengemis buta walaupun pengemis buta selalu menghina nabi. Pengemis buta tidak tahu bahwa yang setiap hari menyuapinya adalah Nabi Muhammad yang selalu dihinanya, akan tetapi Nabi Muhammad selalu menyuapinya dengan kasih sayang,” katanya.

“Hingga suatu saat Nabi Muhammad wafat, sang pengemis buta tidak tahu. Karena nabi wafat, yang bertugas menyuapi pengemis digantikan sahabat nabi, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq. Abu Bakar Ash-Shiddiq pun tersinggung dan marah karena ketika menyuapi, si pengemis buta tetap mengejek dan menjelek-jelekkan nabi, hingga cara menyuapi Abu Bakar kasar kepada si pengemis buta.

“Si pengemis buta sadar bahwa yang menyuapinya saat ini bukan orang yang selama ini selalu menyuapinya. Pengemis buta baru tahu kalau selama ini orang yang menyuapinya dengan penuh kasih sayang adalah Nabi Muhammad yang selalu dihinanya,” katanya

Kenapa Abu Bakar, Rahayu menjelaskan, sang pengemis buta meminta maaf dan meminta ampun kepada Allah SWT atas apa yang dilakukannya selama ini.

Sementara itu, salah satu murid bernama Chelsea dari kelas Fathonah mengatakan, dirinya sangat gembira bisa melihat guru kelasnya mendongeng dengan boneka kesayangannya, apalagi ceritanya tentang Nabi Muhammad yang sabar.

“Kita harus jadi orang sabar seperti nabi kita ya, Bu,” celotehnya.

Rahayuselaku guru al Islam berharap dengan cerita lewat media boneka seperti ini anak-anak lebih terkesan dan akan selalu diingat. “Tentu harapannya anak-anak bisa mencontoh teladan kita sikap sabar dan rendah hati Nabi Muhammad SAW,” tegasnya. (Riska/Habibie/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here