Belajar Membentuk Mindset Positif

0
1721
Ilustrasi diambil dari sobat UKM

KLIKMU.CO

Oleh Bobi Puji Purwanto, S.Pd.*)

Seperti biasanya, saya buat catatan sederhana untuk kita semua. Khususnya, buat pekerja lapangan (salesman). Dan tepat sekali, saya bekerja sebagai sales-supervisor di salah satu perusahaan penerbitan buku start up. Sebelum itu, dan untuk seterusnya, sebagai pembuka, saya ingin bersyukur pada Allah SWT yang telah banyak memberikan nikmat kepada saya dan kita semua. Masya Allah, kekuasaan Allah sangatlah nyata.

Baiklah, kita santai saja. Hari itu cuacanya begitu cerah. Jum’at yang indah. Langsung saja, hari itu saya ada kunjungan di 4 sekolah. Mengapa? Ya, pertama, saya menyesuaikan rencana buku kunjungan yang sebelumnya tertulis. Kedua, saya sesuaikan dengan kondisi di hari jum’at tentang jam sekolah, masuk sekolah maupun pulang sekolah. Secara umum, hari Jum’at sekolah masuk jam 07.00 wib dan pulang maksimal 09.30 wib. Guru paling lambat pulang pukul 11.00 wib. Di sekolah PAUD.

Alhamdulillah, perjalanan hari itu lancar. Meskipun, pada saat itu ada beberapa orang yang bilang ke saya, “kamu tidak kesusahan ta, nyeles pakai motor laki?”. Saya jawab, “dinikmati saja”. Begitulah. Proses harus dinikmati.

Pesan: bekerjalah dengan cinta, maka kita akan menemukan banyak kenikmatan. Betul enggak?

Berbicara mengenai mindset, tentu ini penting. Sebagaimana pepatah, bukan kaki yang menggerakan kita, melainkan pikiran. Dan diperjelas lagi oleh R.Covey bahwa, “tanamlah pikiran, maka Anda akan memetik perbuatan. Tanamkan perbuatan, maka Anda akan memetik kebiasaan. Tanamkan kabiasaan, maka Anda akan memetik karakter. Dan tanamkan karakter, Anda akan memetik hasil”. Kalimat ini sering saya sampaikan pada pertemuan rapat mingguan di kantor. Dan saya tidak jenuh menulisnya, meskipun ribuan.

Sangat jelas kalimat di atas, bahwa langkah awal untuk mendapatkan hasil adalah pikiran atau mindset. Semakin Anda berpikir positif, maka semakin baik pula hasilnya. Nah, pertanyaannya sekarang, bagaimana cara kita untuk menumbuhkan mindset positif?

Sederhana saja. Kalau kita menginginkan mindset positif, maka kebiasaan sehari-hari kita harus positif. Apa yang kita lihat, dengar, rasakan, dan sejenisnya, itu akan mempengaruhi mindset kita. Jelas. Oleh sebab itu, mari kita belajar dengan sungguh-sungguh untuk supaya mindset kita bisa tertata baik. Mari kita lakukan hal-hal yang positif, salah satunya perbanyak membaca. Dan tentu, setiap saat kita harus ingat kepada Sang Maha Kuasa. Kita gemar belajar.

Fakta Lapangan Tentang Mindset Positif yang Dialami

Sebelum saya melakukan kunjungan hari itu, saya sudah merencanakannya. Saat merencanakan, saya selalu berusaha berpikir positif, bahwa besok saya harus dapat ini dan itu sesuai target. Dengan tak mengesampingkan kalimat spiritual “Bismillah”. Dan hasilnya sebagai berikut;

Saya memulai kunjungan di salah satu sekolah di daerah Surabaya Timur, dalam rangka pengambilan pembayaran. Alhamdulillah berjalan lancar, dan omsetnya juga lumayan. Kemudian, kepala sekolah bukan saja bekerjasama dengan satu produk, melainkan bekerjasama dengan dua produk sekaligus yang saya bawa. Bersyukur.

Selanjutnya, saya bergegas ke sekolah kedua di daerah Waru Sidoarjo. Jaraknya tak jauh. Kisaran 15 kilometeran. Saya kesana dalam rangka penawaran produk. Apa yang terjadi? Ya, sesuai mindset dan rencana saya, saya diterima dengan baik. Padahal, awalnya sedikit keberatan. Dan insya Allah, akan bekerjasama dengan beberapa produk lainnya juga. Maha Besar Allah.

Selanjutnya lagi, saya bergegas menuju sekolah ketiga di daerah Wage Taman Sidoarjo. Jarak yang saya tempu dari sekolah kedua kisaran 5 kilometaran. Saya kesana dalam rangka penawaran produk dan diterima dengan baik. Begitupun produk-produk lainnya. Dan kebetulan, ini tidak sesuai rencana sebelumnya, karena beberapa hal. Tapi, yang saya sampaikan disini adalah mengenai mindset saya kalau saya berkunjung di sekolah ketiga ini harus deal.

Terakhir, saya kembali berkunjung di sekolah daerah Waru Sidoarjo. Saya kesana dalam rangka pengambilan insentif dan penawaran. Sesuai rencana. Alhamdulillah, hasil untuk pengambilannya belum bisa, tetapi penawaran produk diterima dengan baik. Jajaran kepala sekolah dan guru sangat antusias.

Maksudnya; saat membuat rencana, kita harus berusaha melengkapinya dengan mindset deal deal dan lancar. Mindset kita harus positif, sesuai dengan apa yang ingin kita capai. Insya Allah, hasilnya akan lebih baiak. Fakta lapangan sudah membuktikan. Sekali lagi, ini tidak hanya berlaku bagi para salesman, tapi ini juga berlaku pada setiap profesional. Mindset besar, hasil juga akan besar.

Pesan : Bermindsetlah positif, dan dukung dengan rencana-rencana tertulis dalam berproses. Insya Allah, kita akan berhasil. Kita akan mencapai apa saja target-target kita.

*) Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PC Pemuda Muhammadiyah Wonokromo, Kota Surabaya

Bobi Puji Purwanto, S.Pd.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here