Belajar Mengabdi dan Berbagi, Ratusan Siswa Terjun Langsung ke Masyarakat

0
142
Foto kegiatan siswa siswi SMA Muhammadiyah 4 Surabaya diambil oleh Mira

KLIKMU.CO – Sebelum resmi menjadi alumni, siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 4 Surabaya diwajibkan mengikuti program pengalaman lapangan (PPL). Program bertema “SMAMIV Mengabdi dan Berbagi” ini berbentuk penerjunan siswa-siswi ke taman pendidikan Quran di area Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Kegiatan yang dilangsungkan selama 10 hari ini bertujuan melibatkan siswa untuk mengabdi secara nyata di lapangan. Penerjunan dilaksanakan pada Selasa (9/4) dan akan ditutup pada Minggu (20/4).

“Anak-anak diharapkan siap menjadi bagian dari masyarakat. Mereka akan mampu terlibat dalam berbagai kegiatan di lingkungan sekitarnya,” harap Kepala SMAMIV Zainal Arifin.

Dia meyakini bahwa dampak positif yang diperoleh melalui kegiatan ini setidaknya berupa kepercayaan diri siswa sebagai bagian dari masyarakat. Setiap siswa, kata dia, akan merasa mampu menjalankan peran di masyarakat dan tak segan terlibat dalam berbagai kegiatan.

Sebanyak 168 siswa kelas XII ini dibagi menjadi 16 kelompok. Masing-masing kelompok diterjunkan ke sebuah TPQ dan melakukan berbagai aktivitas positif di dalamnya. Mereka tak hanya mengajar mengaji, tetapi juga mengajak para santri untuk belajar berwudu, mendongeng kisah nabi-nabi, nonton bareng cerita islami, lomba mewarnai, kaligrafi, khotbah, dan sebagainya.

“Yang pasti, mereka membawa suasana baru di TPQ sasaran sehingga mampu meninggalkan kesan yang positif terhadap sekolah-sekolah Muhammadiyah dalam pandangan masyarakat umum,” ujar Maryati, wakil kepala bidang Ismuba.

Siswa dalam kelompok PPL ini tak hanya mengajar santri dari kalangan anak-anak, tetapi juga balita dan lansia. Misalnya di Musala Istiqomah Geluran, Sidoarjo, yang memiliki 50 santri berusia mulai dari 3 tahun sampai 11 tahun. Ada juga Masjid An Nur Warugunung, Surabaya, yang santrinya adalah lansia.

“Menyenangkan bisa mengajar adik-adik. Mereka semangat sekali, apalagi kalau dikasih hadiah,” ungkap Mukho, salah satu siswa PPL SMAMIV.

“Kalau ngajar lansia harus sabar, tapi agak sungkan karena yang diajar sudah seperti nenek kami sendiri,” sambung dia ketika ditanya kesan kegiatan ini oleh Klikmu.

Setelah selesai bertugas mengajar, siswa PPL tak langsung pulang. Mereka turut meramaikan masjid dengan jamaah magrib bersama. Ada juga kelompok yang melanjutkan mengajar hingga bakda isya untuk TPQ yang menyelenggarakan kegiatan belajar mengaji di sore dan malam hari. (Mira/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here