Berdakwah Tidak Boleh Merunduk Seperti Padi Menguning, Namun Harus Tegak

0
216
Berbagi: Nasyiatul Aisyiyah Kota Surabaya menyantuni para yatim. (Foto:Fitriyah)

KLIKMU.CO – Tidak kurang dari 30 anak yatim dan kaum dhuafa dihadirkan dalam Kajian Ramadhan dan Buka Bersama oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kota Surabaya. Sebuah wujud kepedulian terhadapa kaum papa.

Bertajuk Kebersamaan dan Meraih Kemenangan ini berlangsung di Pusat Gedung Dakwah Muhammadiyah (Pusdam), Ahad (10/5) sore.

“Sengaja kami mengundang mereka itu, minimal menyenangkan hati mereka. Lebih-lebih dapat meringankan mereka,” Adinda Purnamasari Kaisuku, S.I.Kom Ketua Umum NA Kota Surabaya.

Ia berharap wujud kepedulian itu bermanfaat. Syukur-syukur, kata Dinda dibuat bekal untuk Tahun Ajaran Baru nanti.

Sebenarnya agenda ini menjadi rutinitas NA setiap tahunnya. Tahun lalu kami bekerjasama dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) berbagi dengan anak-anak jalanan dan dhuafa di Jagir, Wonokromo,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Rochima Fauqa, S.Pd Ketua Panitia, bahwa kegiatan tersebut didasari atas keinginan berbagi dengan sesama kaum dhuafa.

“Jadi masing-masing PC NA membawa anak-anak yang dinilai sangat membutuhkan santunan,” ujarnya, jadi tidak hanya satu titik lokasi.

Hadir dalam kesempatan itu, H. M. Arif An, SH. Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. Seluruh jajaran Pimpinan Derah (PD) NA dan beberapa PD IPM. Juga Pimpinan Cabang (PC) NA se-Surabaya.

Pak Sekjen, begitu sapaan akrab H. M. Arif An, SH. meminta agar geliat dakwah PD NA lebih progresif. Hendaknya NA dengan simbol kebesarannya padi itu bisa tumbuh berkembang pesat layaknya padi, satu bulir ditanam menjadi ratusan biji.

Disisi lain, lanjut Pak Sekjen melihat filosofi padi kalau tua/menguning akan merunduk. Bagi dia secara alamia begitu.

“Menurut saya NA geraknya tidak boleh merunduk. Harus tegak dan sigap,” tukas Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Jawa Timur itu. Sebab, kalau merunduk akan ketinggalan zaman. Kendati tidak boleh lantas jumawa.

Kata Pak Sekjen, hendaknya setelah agenda ini, ada silaturrahim dan road show PD NA ke seluruh cabang. Hal ini supaya tahu perkembangan dakwah di struktur bawah,” pungkasnya. (Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here