Bergerak itu Tandanya Organisasi Hidup, Jika Diam Alamat Menuju Kepada Kematian

0
247
Upgrading: Andi Hariyadi Ketua Majelis Kader Muhammadiyah Surabaya saat memberi materi Baitul Arqom. (Foto: Nuril)

KLIKMU.CO – Baitul Arqam (BA) merupakan media paling efektif memaksimalkan gerakan Muhammadiyah untuk mencerahkan dan mencerdaskan umat. Juga sebagai proses pengkaderan.

Demikian itu, disampaikan Muhammad Nuril Ketua PCM Pabeancantikan Surabaya dalam acara pembukaan proses perkaderan tersebut oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pabeancantikan, Sabtu (9/6).

Nuril mengatakan bahwa materi yang dimasukkan BA sangat tepat dan relevan untuk memupuk dan memantapkan ideologi Muhammadiyah.

Misalnya, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah disampaikan Bapak Saifudin Zaini Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya sebagai penguatan landasan hidup.

Menurut Zaini, Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlaq mulia dengan berpedoman kepada ajaran Alquran dan Hadits, tidak bersendi kepada ciptaan manusia.

Sementara itu, Bagaimana Penguatan Cabang dan Ranting disampaikan Muklasin Ketua LPCR PDM Kota Surabaya.

“Cabang dan Ranting Muhammadiyah merupakan ujung tombak gerakan persyarikatan. Dilihatnya Muhammadiyah bergeliat dan bergerak karena dua struktural ini jalan,” katanya seraya berharap masih semangat dan antusias mengikuti Baitul Arqam.

Sebelum acara penutupan Amang Muazam Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 13 Surabaya memberikan penghargaan kepada dua orang guru SDM 13 yang sukses mengantar kelulusan siswanya dengan nilai diatas rata-rata yg ditetapkan Dinas Pendidikan Pemkot Surabaya.

Serta penghargaan untuk Guru yang aktif dan disiplin selama mengajar, demikian disampaikan

“Bagi PCM Pabean cantikan, tidak ada kata tidak bisa, karena sudah terbukti meski dengan segala keterbatasan PCM dan PCA terus bangkit berjuang dan bersinergi untuk percepatan,” tambah Nuril.

Jika gerakan persyarikatan pasif, lanjut Nuril, berakibat tertinggal. Juga kalau diam itu menuju kepada kematian.
Maka, bergerak itu kehidupan.

Hadir juga Andi Hariyadi Ketua Majelis Pendidikan PDM Surabaya selaku pemateri penguatan Kader.(Andi/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here