Beribadah Mengikuti Tuntunan HPT, Insya Allah Sesuai Rasulullah

0
312
Kyai khos: Saifuddin Zaini memberikan pemahaman kepada para jamaah pengajian agar komitmen mengikuti HPT.(Foto: Spesial)

KLIKMU.CO – “Jika ingin beribadah secara benar selama menjalani peribadatan di Bulan Ramadlan, cukup baca Himpunan Putusan Tarjih (HPT) hal. 171 secara tepat dan cermat, maka Ibadah kita Insyaallah akan sesuai dengan ketentuan Rasulullah.”

Pengajian Rutin Dhuha Bercahaya Yang diadakan setiap Ahad ke-3 tema yang dibahas

Drs. KH. Saifuddin Zaini, M.Pd.I Wakil Ketua PDM Surabaya juga pimpinan Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur mengutarakan hal itu dalam acara Pengajian Ahad Pagi.

Pengajian rutin setiap Ahad ke-3 setiap bulannya ini dimulai setiap pukul 06.00 WIB dan diakhiri pukul 07.00 WIB.Kali ini pengajian di selenggarakan di Musholla Annur jalan Simolawang Tembusan II/75c Surabaya.

Menurut Syaifuddin, umat Islam dalam mengawali Ibadah Puasa Ramadlan, dimulai ketika munculnya bulan Baru. Dengan demikian, cara mengetahui awal bulan dilakukan cara Rukhyat dan Hisab, sesuai jadits Bukhari no 1171.

Dalam konteks ini, lanjut Syaifuddin Muhammadiyah selain menggunakan metode rukyat, persyarikatan mengunakan hisab hakiki.

“Meski ada perbedaan cara penentuan hendaknya kita hargai itu. Karena Allah sengaja menciptakan kita berbeda. Toh sama-sama berpuasa dan selalu diawali dengan hadirnya bulan Baru,” katanya tersenyum.

Lebih dari itu, hendaknya setiap memulai Puasa Wajib disertai dengan niat Ihlas semat karena Allah.

Dia mengingatkan, niat dilakukan sebelum Fajar/Subuh. Sebab, puasa wajib ini berbeda ketentuan dengan puasa Sunnah.

“Tidak boleh niatnya diletakkan disiang hari.Rasulullah pernah ketika pagi tidak menjumpai makanan, maka beliau niat berpuasa ditengah hari, itu menjadi sunnah Nabi. Namun ini harus diingat sebelum fajar,” pungkasnya. (Musa/Ali/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here