Berikan Kami Sepuluh IM3, Akan Kita Guncang Surabaya

0
176
Membakar: Dikky Syadqomullah(baju putih tengah) memberikan materi kepada pars peserta di aula pusdam Surabaya.(Foto: Habibie)

KLIKMU.CO – “Kalau Bung Karno bilang, ‘berikan saya sepuluh pemuda akan saya guncangkan dunia’ maka beri saya 10 Ikatan Muballigh Muda Muhammadiyah (IM3), saya guncangkan Surabaya.”

Demikian pesan yang disampaikan Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Ustadz Dikky Shodqomullah, M.HES. dalam pertemuan pertama Ikatan Muballigh Muda Muhammadiyah (Im3) di Aula Pusat Dakwah PDM Surabaya, Kamis (10/5).

Dalam pertemuan itu, Dikky menyampaikan bahwa kedudukan IM3 adalah persis di bawah Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM). Sebab, inti dari gerakan tersebut memiliki kesamaan, yakni sebagai corong dakwah Muhammadiyah.

“IM3 ini adalah junior dari Korps Muballigh Muhammadiyah dan sebagai penerus dari KMM. Di samping itu, IM3 adalah mujahid yang sudah siap bertempur (berdakwah),” katanya.

Menurut Dikky, menjadi bagian dari IM3 merupakan perjuangan yang besar. Oleh karenanya, menurutnya potensi anggota IM3 cukup baik.

“IM3 datang kesini bukan tidak ada perjuangan. (Apalagi) di tengah terik panas matahari jam satu siang ini. Kalau Bung Karno bilang berikan saya 10 pemuda saya akan guncangkan dunia, maka beri saya 10 IM3 Saya akan guncangkan Surabaya,” paparnya.

Dikky Shodqomullah berharap, dai muda yang berkumpul ini bisa mengaplikasikan dakwah Muhammadiyah. Menurutnya, hal itu penting demi menyebarkan ajaran agama Islam bagi masyarakat Surabaya.

“Kita semua adalah sebaik-baik umat. Maka tugas kita berdakwah. Dakwah ini tidak pernah berhenti, yang bisa menghentikan hanya mati. Kita harus menjadikan Surabaya ini sebagai kota santri. Saya yakin 10 tahun kedepan kita bisa,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Jawa Timur itu.

*4 Pilar Penting*

Di samping itu, Dikky menambahkan, setidaknya ada 4 pilar yang harus dimiliki oleh IM3. Yaitu, niat, amal saleh, dakwah lewat mimbar, dan istiqamah. Masih menurut Dikky, pendakwah harus memiliki niat yang kokoh. Sebab menurutnya, niat itu yang akan mempengaruhi hasil.

“IM3 (harus) memiliki niat yang kuat. Jangan setengah-setengah. Niat yang benar jangan niat yang salah. Kalau niatnya benar hasilnya juga benar, kalau niatnya salah hasilnya juga salah,” tambahnya.

Sedang menyinggung pilar ke dua dan ke tiga, Dikky berpesan agar kegiatan tersebut dilakukan dengan serius.
“Kegiatan kita ini mari kita rancang betul, bagaimana kita tata ke depan. Mulai dari ngaji ataupun yang lainnya. Berikutnya, kita teruskan berdakwah melalui mimbar, media ataupun lewat yang lain,” ucapnya.

Terakhir, Dikky mengimbau agar seluruh anggota tidak kenal lelah. Menurutnya, kata ‘istirahat’ hanya bisa diperoleh ketika kematian menjelang.

“Jangan hanya karena pegal, capai. Tidak ada istrirahat dalam dakwah kita, istirahat kita ini ketika Allah mengambil nyawa kita,” pungkasnya. (Habibie/Frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here