Berikut Protokol Kesehatan dan Panduan Shalat Berjamaah di Masjid Muhammadiyah Surabaya

0
450

KLIKMU.CO, Ahad (7/6) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya menyelenggatakan bimbingan teknis kepada takmir masjid Muhammadiyah di Pusat Dakwah Muhammadiyah jalan Wuni no 9.

Pertemuan yang digelar tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat, acara dibagi menjadi 3 gelombang dengan 2 tempat yang berbeda dimulai pukul 09.00 wib.

H.M.Arif An Ketua Muhammadiyah Covid 19 Command Centre Surabaya, menyampaikan kepada para takmir

“Surabaya dalam zona merah bahkan mendekati hitam pekat, maka sesuai dengan surat edaran dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, kami dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya berusaha untuk mengatur sedemikian ketat aturan aturan ini dalam rangka menjaga jiwa para jamaah, pagi ini kita kumpulkan seluruh ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan takmir masjid Muhammadiyah  se Surabaya, agar ada kesamaan cara pandang mengenai protokoler yang wajib dilaksanakan”, ujarnya

Lebih lanjut pak Arif an menambahkan

“Dengan terbitnya SOP protokol kesehatan dan panduan shalat berjamaah  di masjid ini, tidak serta merta masjid Muhammadiyah bisa langsung buka lagi meskipun saya yakin para jamaah rindu untuk memakmurkan masjid, untuk itu seteleah bimbingan tehnis hari ini, tim visitasi akan turun ke masjid – masjid untuk melakukan monitoring,mengenai layak buka atau tidaknya suata masjid, kita akan tentukan setelah laporan  dari tim  visitas, yang layak masjid akan beri surat”,pungkasnya tegas. ( Den Peyi )

lampiran:

 PROTOKOL KESEHATAN MASJID/MUSHALLA MUHAMMADIYAH DAN PANDUAN SHALAT BERJAMA’AH DI MASJID/MUSHALLA MUHAMMADIYAH DALAM MASA PANDEMI COVID-19

A. Protokol Kesehatan  Masjid/Mushalla Muhammadiyah Dalam Masa Pandemi Covid-19

1. Menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer

2. Menjaga kebersihan Masjid (tempat wudlu dan toilet lantai dan melakukan penyemprotan disintektan secara teratur dan berkala setelah pelaksanaan sholat).

3. Dianjurkan tidak memakai karpet agar mudah dalam pembersihan lantai.

4. Membuka jendela dan menghindari penggunaan AC.

5. Senantiasa memberikan himbauan kepada jama’ah yang bersifat edukasi seperti tidak bergerombol dan jaga jarak

6. Membatasi jama’ah maksimal 30 % dari kapasitas masjid.

7. Melakukan screening jama’ah, yang suhunya diatas 37,5o C, atau sedang sakit, batuk, demam, sesak napas dan mengalami gejala flu dianjurkan periksa kesehatan dan dianjurkan sholat dirumah hingga dinyatakan sembuh.

8. Mengatur jarak shaf dan memberi tanda tempat jama’ah melakukan shalat minimal 1,5 – 2 meter.

9. Membatasi waktu khutbah Jum’at maksimal 10 Menit dan surat yang dibaca saat shalat yang pendek-pendek.

10. Masjid diupayakan hanya hanya untuk jama’ah setempat.

11. Masjid dibuka 10 menit sebelum adzan dan ditutup setelah shalat selesai. Shalat sunnah dilaksanakan di rumah masing-masing.

12. Shalat Jum’at, jika jama’ah lebih dari kapasitas masjid 30 %, maka shalat dapat dilaksanakan dengan 2 gelombang dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

13. Khotib memakai facesheild

14. Mic Speaker diberi pembungkus dan diganti setiap selesai dipakai.

15. Ikut mengawasi penyebaran/penularan covid-19 dan melakukan upaya tanggap/melaporkan jika ada jama’ah/warga/masyarakat dicurigai terdampak virus covid-19 khususnya disekitar masjid/mushalla.

16. Apabila ada peningkatan kasus covid-19 di suatu daerah, maka disarankan daerah tersebut melakukan ibadah dirumah.

B. Panduan Shalat Berjama’ah Di Masjid Muhammadiyah Dalam Masa Pandemi Covid-19 Dirumah Sebelum Berangkat Ke Masjid

1. Cuci tangan dengan sabun

2. Jama’ah berwudlu dari rumah

3. Memakai masker standard

4. Membawa sajadah atau sajadah sendiri atau kelengkapan lain dari rumah

5. Tidak membawa anak-anak

6. Orang tua dan orang sakit shalat dirumah

7. Sholat sunnah dilaksanakan di rumah

8. Membawa tas kresek dari rumah untuk tempat sandal

Pada Saat Di Masjid

1. Sebelum masuk masjid ada pemeriksaan suhu

2. Cuci tangan dan dilap menggunakan tissue – memakai hand sanitizer

3. Tidak bergerombol/berkumpul

4. Menjaga jarak shaf 1,5 – 2 meter

5. Tidak menyentuh barang-barang dimasjid

6. Tidak berjabat tangan

7. Memperhatikan arahan pimpinan setempat

Dirumah Setelah Berangkat Ke Masjid

1. Mencuci tangan dan kaki

2. Diutamakan untuk mandi

3. Segera mengganti pakaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here