Berkah Ramadhan, Sekolah ini Mendapatkan Banyak Ilmu dari Dua Negara

0
271
Foto Syeikh Ahmad ( bersurban) sedang berbagi pengalaman dengan peserta didik sekolah akhlaq foto oleh ika

KLIKMU.CO-Kamis (9/5) bertepatan dengan 4 ramadhan 1440 H SMP Muhammadiyah 9 Surabaya kedatangan tamu agung dari dua negara yang berbeda. Sekolah dengan julukan sekolah akhlaq itu menjadi satu-satunya sekolah yang dikunjungi oleh imam dan mujahid dari palestina tersebut karena ketertarikan terhadap visi misi sekolah yang mengedepankan pendidikan akhlaq.

Didampingi seorang translator bahasa arab asal Sidoarjo yang mendapat mandat dari LazisMU untuk mendampingi, beliau menyapa seluruh civitas academica yang ada di Sekolah yang beralamatkan di Jojoran Surabaya tersebut.

“Saya sangat gembira bisa duduk ditengah-tengah murid yang manis, orang indonesia sangat menghormati tamu jadi saya seperti berada ditengah keluarga”, ucap Ahmad Saleem laki-laki dari Palestina yang sudah menghafal Alquran sejak usia 8 tahun.

Dalam perbincangan selama kurang lebih dua jam beliau membagikan cerita tentang pendidikan Akhlaq di Palestina yang meniru ajaran Rasulullah dalam menyempurnakan Akhlaq.
Membangun pribadi yang tangguh kokoh itu yang senantiasa dijaga hingga saat ini sehingga hal itu menjadikan Palestina menjadi negara yang tetap bertahan ditengah-tengah ancaman yang terjadi.

Melihat visi misi sekolah akhlaq yang mencetak generasi qurani berakhlaq, beliau juga memberi motivasi menghafal Alquran kepada peserta didik sekolah akhlaq dengan menceritakan perjuangan anak-anak Palestina untuk menjadi penghafal Alquran dengan fasilitas yang minim.

“Setiap bulan di Palestina ribuan anak diwisuda menjadi hafidz Qur’an, setiap rumah pasti ada penghafal Alqurannya”, jelas syeikh Ahmad yang mengundang rasa kagum dari audience.

Senada dengan Ahmad Saleem, Ali Julul warga negara Yaman yang sedang menempuh pendidikan magister bahasa Inggris di Unair itu juga menuturkan bagaimana perjuangannya untuk tetap menuntut ilmu dan terus belajar ditengah konflik yang menimpa negaranya.

“Percaya bahwa Allah yang membawa saya kesini untuk belajar, Allah juga yang akan melindungi kita semua umat muslim”, ungkap laki-laki yang juga menjadi guru Bahasa Inggris di Yaman tersebut.

“Intinya niat dan semangat yang tinggi, orang yang memiliki keinginan tidak akan pernah capek untuk belajar” imbuh Ahmad Saleem yang menutup pembicaraan. (Risalatin N)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here