Berkat Studi Ekskursi di Thailand, Mahasiswa Ini Bisa Lulus Skripsi di Semester 6

0
113
Senja Richmasari, mahasiswa PGSD UMM saat menjalani studi ekskersi di Bangkok, Thailand. (Humas UMM/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Meski dalam situasi pandemi Covid-19, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang UMM), tetap menggelar ujian skripsi, Senin (15/6). Menariknya, ujian skripsi ini tidak hanya diikuti mahasiswa tingkat akhir seperti pada umumnya, tetapi juga mahasiswa yang baru berada di semester 6.

Mahasiswa itu adalah Senja Richmasari, yang berhasil merampungkan skripsi berjudul “Pengembangan Media Interaktif The Math CAPPYFAM (Cartoon Happy Family) dengan Menggunakan Aplikasi Adobe Flash pada Materi Keliling dan Luas Bangun Datar Kelas 4 Sekolah Dasar” pada semester 6 berkat kegiatan Studi Ekskursi Luar Negeri (SE LN) di Bangkok, Thailand.

Pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2019, Senja mengikuti SE LN di Bangkok. Pelaksanaan SE LN pada tanggal yang sudah ditentukan ini merupakan rangkaian dari proses seleksi tingkat Prodi PGSD UMM. Setiap mahasiswa yang akan mengikuti SE LN akan mendapat pembimbing skripsi terlebih dahulu. Dengan begitu, saat pelaksanaan studi di Bangkok, mahasiswa sekaligus mengambil data penelitian skripsi di sekolah Indonesia Bangkok.

“Setelah menyelesaikan kegiatan tersebut, saya menyusun laporan SE LN yang juga merupakan hasil penelitian dari skripsi saya. Oleh karenanya, tahapan akhir SE LN yang mengantarkan terselesaikannya skripsi saya di semester VI ini,” terang mahasiswa asal Sidoarjo itu.

Banyak manfaat yang diperoleh Senja dari program SE LN. Seperti sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, Senja tidak hanya menyelesaikan program SE LN, tetapi juga mendapatkan pengalaman internasional dan menjadi lulusan pertama pada angkatan 2017.

“Program SE-LN memberikan berbagai pengalaman di kancah internasional. Saya mendapat kesempatan untuk mengajar, meneliti di sekolah Indonesia Bangkok merupakan pengalaman yang berharga dalam hidup saya. Bimbingan skripsi dan Ujian Skripsi bisa diselesaikan dalam sekali kegiatan. Hingga mengantarkan saya untuk menjadi mahasiswa pertama angkatan 2017 yang sudah ujian skripsi. Kali ini saya tinggal menyelesaikan dua mata kuliah lagi di semester 7 untuk bisa lulus sarjana,” tutur mahasiswa yang meraih IPK 3,93 tersebut.

Sementara itu, Kaprodi PGSD UMM Dyah Worowirastri MPd menjelaskan,
SE LN merupakan bagian dari program inovatif SAL-Experience (Student Active Learning Experience) yang dikembangkan Prodi PGSD UMM. Program ini dibuat dalam rangka mewujudkan belajar yang inovatif, kreatif, bermakna, dan menyenangkan bagi para mahasiswa di setiap mata kuliah. Selain itu, program SAL-experience dapat mewujudkan program universitas, yaitu KTW (kelulusan tepat waktu).

“Universitas memiliki program kelulusan tepat waktu (KTW). Program ini kemudian diterjemahkan ke dalam program SAL-Experince ini yang berfokus pada optimalisasi proses dan output perkuliahan. Dengan kata lain, program KTW ini diinisiasi dengan adanya kebiasaan budaya ilmiah di kalangan mahasiswa saat perkuliahan,” ungkapnya. (Ade/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here