Bersedekahlah walau dengan Sebiji Kurma

0
151

Oleh: R. Fauzi Fuadi *)

KLIKMU.CO

Sedekah adalah salah satu fadhillah atau keutamaan yang selalu diamalkan oleh Rasulullah Saw di dalam maupun di luar bulan Ramadan. Banyak manfaat yang kita dapatkan darinya, memperlancar rejeki dan membuat hati menjadi lapang dan selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh-Nya adalah contoh yang dapat kita rasakan dari sedekah itu sendiri. Seperti kisah di zaman Nabi Muhammad Saw, berikut ini.

Suatu hari, kabilah Mudhar datang menemui Rasulullah Saw. Mereka membawa pedang, tapi berpakaian compang-camping yang terbuat dari kain kasar. Kainlah yang mereka kenakan hampir tidak menutupi tubuhnya, kecuali bagian auratnya.

Melihat keadaan mereka, Rasulullah merasa sedih sekaligus merasa kecewa karena masyarakat telah melupakan mereka yang fakir. Tapi akhirnya beliau mengetahui bahwa mereka fakir bukan karena tak punya apa-apa, namun karena mereka tak mau memberi dan enggan meminta-minta kepada manusia. Mereka merasa cukup dengan keadaan mereka. Kalaulah bukan karena kumal dan rasa lapar yang nampak pada wajah mereka, sudah barang tentu tak ada seorang pun yang mengetahui keadaan mereka.

Rasulullah menyuruh Bilal untuk mengumandangkan adzan zhuhur. Usai salat, beliau berkhutbah dengan membacakan surah An-Nisa’ ayat 1 dan Al-Hasyr ayat 18. Lalu beliau menyuruh para sahabat untuk bersedekah dengan harta yang dimiliki, baju, gandum, atau buah kurma. “Jauhilah api neraka, walau hanya dengan sebiji kurma,” sabda Rasulullah Saw.

Para sahabat langsung merespon seruan Rasulullah. Mereka lantas pulang ke rumah dan kembali lagi dengan membawa sedekahnya masing-masing. Diantara mereka ada yang menyedekahkan makanan atau pakaian. Melihat barang yang dibawa oleh para sahabat, wajah Rasulullah sumringah pertanda sedang bergembira seraya bersabda.

“Barangsiapa yang menghidupkan suatu sunnah dari sunnah-sunnahku kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.”

*

Dalam riwayat Ahmad dan Thabrani dikisahkan bahwa Rasulullah Saw kedatangan 400 orang yang meminta makanan, sedangkan para sahabat yang sedang berkumpul dengan beliau ketika itu hanya berjumlah 40 orang. Tiba-tiba Rasulullah berkata kepada para sahabat, “Berdirilah dan berilah makanan kepada mereka.”

Para sahabat menjawab, “Wahai Rasulullah, kami tak punya makanan kecuali untuk bayi dan anak-anak.” Namun, beliau tetap berkata, “Berdirilah dan berilah makan kepada mereka.” Umar yang hadir waktu itu berkata, “Wahai Rasulullah, kami mendengar dan kami menaati.”

Selanjutnya, Umar dan para sahabat lainnya pergi menuju tempat penyimpanan makanan. Kunci diambil, pintunya dibuka. Dan ternyata di dalam tempat penyimpanan itu terdapat banyak sekali kurma. Para sahabat berkata kepada para tamu yang datang, “Ambillah sesuka kalian.” Akhirnya, masing-masing lelaki mengambil sesuai dengan kebutuhannya. Dan kurma itu tak berkurang sedikitpun, meski telah diambil oleh 400 orang.

Dinukil dari riwayat-riwayat shahih dan mutawatir

*) Jurnalis media daring dan pembina khusus di Ponpes Karangasem Paciran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here