Bersinergi dengan Kepolisian, Kokam Banyuwangi Siap Mendukung Pengamanan Larangan Mudik

0
162
Foto kegiatan Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik 2021 diambil dari dokumen pribadi

KLIKMU.CO – Sebagai bentuk sinergi bersama dengan elemen keamanan dan ketertiban yang ada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Banyuwangi mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik 2021 di halaman Markas Kepolisian Resort Kota Besar (Mapolresta) Banyuwangi, Senin (26/4/2021).

Apel gelar pasukan kali ini untuk mengecek kesiapan Pemerintah Daerah Banyuwangi bersama Polresta Banyuwangi dalam melakukan pengamanan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Upacara ini diikuti oleh personil TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan unsur organisasi masyarakat termasuk salah satunya adalah KOKAM. Turut hadir pula pada kegiatan ini Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Keputusan pemerintah pusat untuk melakukan pelarangan mudik lebaran tahun ini, tentu sudah dikaji dengan pertimbangan matang untuk menekan penyebaran Covid-19. Kebijakan ini dapat kita pahami sebagai upaya pemerintah mengantisipasi terjadinya lonjakan Covid-19. Hal ini juga berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya,” kata Pimpinan Apel Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anaz dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan kasus penyebaran Covid-19 di sejumlah negara juga menunjukkan adanya peningkatan. Mengingat pengalaman setiap ada libur panjang diiringi dengan kenaikan kasus dan bertambahnya warga terkonfirmasi Covid-19, termasuk libur lebaran tahun 2020, Natal tahun 2020 dan tahun baru 2020.

“Mengacu hal tersebut, saya berharap agar warga mengikuti himbauan untuk menahan diri tidak mudik terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan ada sekitar 420 personil dari kepolisian yang dikerahkan untuk melaksanakan operasi pelarangan mudik di tahun ini. Bahkan, ia memastikan total pasukan gabungan yang terlibat dalam operasi ini ada sebanyak 1000 personel.

Foto suasana Apel diambil oleh panitia

“Nantinya, mereka akan tergabung bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat desa secara optimal menjaga kondisi aman dan kondusif, serta mendeteksi dini terhadap kerawanan yang ada,” kata Kapolresta Banyuwangi.

Lebih rinci ia menjelaskan bahwa mereka ini akan ditempatkan di pos penjagaan, pos PPKM setiap desa yang sudah ada atau check point di wilayah perbatasan maupun titik lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah aktifitas mudik dan melaksanakan kegiatan putar balik, serta menjalankan pengetatan pelaku perjalanan.

“Saat ini kepolisian melakukan sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan putar balik mulai 6-17 Mei 2021,” ucap Kombes Arman.

Sementara itu, Komandan KOKAM Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Banyuwangi, Supriyono, mengatakan kehadiran KOKAM pada apel bersama dengan elemen keamanan dan ketertiban lain se-Banyuwangi ini merupakan bentuk sinergi kepada pemerintah daerah dan sebagai bagian dari organisasi kemasyarakatan.

“Jadi, kami ikut berperan aktif bersama-sama kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban serta pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Supriyono.

Setelah kegiatan ini, nantinya akan ada koordinasi dengan masing-masing Kokam di tingkat cabang. Hal ini penting dilakukan untuk ikut serta bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satgas Covid-19 serta perangkat pemerintah setempat menjaga titik rawan gangguan kamtibmas, seperti terminal, pelabuhan, pemukiman, pusat perbelanjaan, bank dan ATM serta tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi saat perayaan Idul Fitri.

“Dan yang paling penting, kami bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(Rizkie Andri/Rafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here