Blusukan ke Sidotopo, IMM Minta Warga Sikapi Korona dengan Bijak dan Hati-Hati

0
348
Dr Santi Martini saat meberikan penyuluhan Covid-19 di Sidotopo Jaya. (Zulfa/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Persebaran virus korona (Covid-19) yang kian masif saat ini mulai menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Masker dan hand sanitizer pun menjadi barang langka di pasaran.

Maka dari itu, pada Minggu (15/3/2020), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Airlangga mengadakan penyuluhan di Balai RW XII Sidotopo Jaya terkait dengan Covid-19. Penyuluhan ini dilakukan bersama Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) yang diketuai Dr dr Santi Martini MKes sekaligus dosen FKM UNAIR.

Dr Santi Martini bersama dua rekannya, Suroiyah In Junaidah SKM MKes dan Mira Mardiana SKM, memberikan edukasi mengenai Covid-19, tingkat bahaya, dan cara pencegahannya. Dengan dibantu segenap mahasiswa kesehatan IMM Unair, warga diberi pelayanan cek kesehatan gratis beserta konsultasinya.

“Warga sangat antusias. Metode yang digunakan ringan, namun tetap informatif. Apalagi anak kecil dilibatkan sehingga semua elemen teredukasi,” ucap Bunda Tatik, kader Desa Sidotopo Jaya.

Dengan mengangkat tema “mengoptimalkan potensi diri untuk mewujudkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, Ketua IMM dr Soetomo Naila Zaidah berharap masyarakat dapat menyikapi kasus Covid-19 ini dengan bijak tanpa kepanikan. “Meskipun angka kematian hanya 0,2% pada usia kurang dari 40 tahun, diharapkan warga tetap berhati-hati,” ujar Dr Santi. “Apabila muncul gejala seperti flu dan batuk berdahak disertai demam tinggi dan sesak napas, bisa langsung pergi ke fasilitas layanan kesehatan terdekat supaya dapat ditangani lebih awal,” tuturnya.

Dr Santi lantas berharap mahasiswa selaku agen of change berperan untuk memberikan edukasi awal terhadap warga sekitar di lingkungannya. (Zulfa/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here