Calon Takmir Masjid Se-Tambaksari Serentak Jalani Fit and Proper Test

0
170
Suhadi M. Sahli memberi sambutan pada pemilihan takmir masjid se- Tambaksari di PAM Gresikan, Tambaksari, Surabaya.(Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tambaksari Surabaya melaksanakan pemilihan takmir masjid se-Tambaksari di Pesantren Muhammadiyah Tambaksari, Jalan Gresikan No 99, Tambaksari, Surabaya, Jumat (26/2/2021).

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tambaksari  Surabaya Edi Purnomo SAg MPdI menyampaikan, tes kepada takmir berupa fit and proper test. “Alhamdulillah, semoga fit and proper test ini berjalan lancar. Pemilihan takmir ini juga sukses. Kami berharap ini menjadi pengalaman baru sehingga dalam mengawal ketakmiran semakin bergairah, masjid memiliki nilai strategis, semakin solid, dan lebih maju sesuai jamannya,” ujarnya.

Menurut Edi, sudah waktunya masjid mendatangi jamaah. Artinya, masjid sebagai fungsi sosial lebih nyata. “Tes ini anggaplah sesuatu yang baru, tidak usah takut, tidak usah ndredeg. Santai saja saat diadakan tes oleh Majelis Tabligh PDM Surabaya nanti,” ujarnya.

“Terima Kasih kepada Masjid As Sakinah, Masjid Al Hikmah, Masjid Sholihin, dan Masjid Al Furqon atas bersedianya mengikuti tes ini,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya Ustadz Suhadi M. Sahli MAg menyampaikan, di masa pandemi ini kita tetap prihatin. Tidak boleh takut dan tidak boleh meremehkan.

“Khusunya calon-calon takmir. Kenapa sih takmir kok dites segala. Kita tahu persis Muhammadiyah itu terkenal gerakan yang modern, masjid itu juga AUM. Maka, perlu dikemas seperti sekolah, perguruan tinggi, seperti panti asuhan Muhammadiyah,” katanya.

Dia menjelaskan, Allah suka kepada orang yang berjuang secara bersama-sama. Kalau masjid kita ingin rapi, harus mengikuti aturan. Kita sudah punya pedoman yang harus diterapkan. “Kita harus bersama-sama berbaris dengan kuat, harus kokoh,” tutur dia.

Ustadz Suhadi menambahkan, kebenaran yang tidak diatur secara baik akan dikalahkan oleh kebatilan yang diatur secara baik. “Jika kita melihat bahwa saat ini justru gerakan yang kuat, berani mati itu adalah geng kejahatan, grup yang jahat lebih kuat dari grup yang tidak jahat, maka mari mulai dari kita ini, kita tata menjadi lebih baik, bersatu untuk kemajuan yang lebih baik,” kata dia.

Menurutnya, pemilihan takmir nasjid ini ringan dan santai. “Sifatnya pilihan ini ringan, hanya wawancara. Majelis Tabligh PDM hanya silaturrahim. Yang ada ini atau para calon itu, semua merupakan takmir. Karena dengan kehadirannya itu sudah menjadi indikator. Yang diwawancarai hanya membaca Alquran, Al Islam kemuhammadiyahan, dan bagaimana cara memimpin dan mengelola masjid,” pungkasnya. (Habibie/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here