Catatan Oase Kehidupan #201: Sekolah Sebagai Ladang Persemaian

0
125
Foto siswa siswi SMP Negeri 16 Surabaya diambil dari dokumen pribadi denpeyi

KLIKMU.CO

Oleh: M Isa Anshori*

Ketika menyusuri sebuah area persawahan, saya banyak melihat bagimana para petani memulai musim tanam, mereka bajak tanam, mereka siapkan benih padi yang akan ditanam serta tentu saja setelah itu tanaman akan mereka rawat dan siangi setiap hari. Apakah semua tanaman kelak bisa dipanen dengan baik, tentu saja bisa dan juga bisa tidak.

Faktor faktor diluar wilayah petani setidaknya akan menjadi variabel lain penentu berhasil atau tidaknya panenan. Kadang hujan yang terlalu lebat bisa menyebabkan gagalnya panen atau hama tikus yang menyerang dan masih banyak lagi hal lain yang bisa menjadi penentu berhasil atau tidaknya. Namun ada satu hal yang harus diyakini kesungguhan pak tani menjadikan sawahnya sebagai ladang persemaian benih yang ditanam, setidaknya masih mampu memberi harapan kepadanya bahwa mereka mempunyai harapan untuk memanen.

Nah kawan… Apa yang terjadi pada sekolah kita sejatinya juga ada kesamaan dan kemiripan. Kesungguhan kita melakukan kegiatan disekolah tergantung pada harapan kita disekolah itu. Sekolah sebagai ladang persemaian, harus dipersiapkan untuk menjadi tempat yang baik menebarkan benih persemaian. Sehingga sekolah harus dipersiapkan untuk bisa menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan agar anak anak sebagai benih yang ditanam akan tumbuh dengan baik.

Perawatan benih yang baik tentu hanya akan bisa dilakukan oleh petani yang baik dan mempunyai kesungguhan serta harapan akan panen yang baik. Begitu juga dengan sekolah, proses pembelajaran yang baik disebuah sekolah, hanya akan bisa dilakukan oleh mereka yang mempunyai niat menjadi guru yang baik. Guru yang baik itu adalah guru yang mampu membangun harapan kelak akan bisa menghasilkan anak anak yang baik, meski harus disadari ada banyak faktor yang akan mempengaruhi kualitas hasil.

Menyiapkan sekolah sebagai ladang persemaian merupakan niat baik menghasilkan anak anak yang baik melalui proses yang baik. Sekolah sebagai ladang persemaian itu adalah sekolah yang memang benar benar dipersiapkan sebagai tempat yang baik bagi tempat belajar dan tempat tumbuh kembang serta tempat membangun harapan yang baik.

Nah apa yang dilakukan oleh Dewan Pendidikan Jawa Timur selama dua hari membedah persiapan sekolah ramah anak dan membangun instrumen ” kebaikan ” bagi tumbuh kembang anak sejatinya merupakan upaya kecil yang baik ditengah sudah banyaknya para pelaku pendidikan yang sudah menjalankan dengan baik.

Sekolah Ramah Anak harus dipahami sebagai sebuah sekolah yang dipersiapkan sebagai sebuah tempat dimana anak anak bisa melukiskan harapannya. Sebaik apapaun tempat kalau tidak diisi dengan orang baik, maka tempat baik itu akan kehilangan fungsi kebaikannya. Begitu juga dengan sekolah, sebaik apapaun bangunan sekolah itu, kalau dia tidak diisi oleh guru yang baik, maka sekolah itu akan kehilangan fugsi kebaikannya. Selamat datang sekolah ramah anak sebagai ladang persemaian menjadikan anak anak kita bisa tumbuh kembang dan melukiskan harapannya.

Surabaya, 20 Oktober 2018

*Anggota Dewan Pendidikan Jatim dan Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak Jatim

Foto siswa siswi SMP Negeri 16 Surabaya diambil dari dokumen pribadi denpeyi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here